Bupati Blora Arief Rohman membagikan video Pratama Arhan saat membela Timnas Indonesia melawan Argentina pada Senin (19/6/2023) lalu.
Ia mebagikan momen detik-detik Arhan melempar bola dan nyaris membuahkan gol untuk Timnas Indonesia itu di akun Instagram.
"Umpan lemparan Mas @pratamaarhan8 hampir merobek gawang Argentina tadi, hanya saja masih ditepis kiper. Cukup bikin Juara Dunia ini ketar ketir. Lemparan kelasss dari Cah Blora," tulis Bupati Blora tersebut dikutip dari akun Instagram-nya pada Rabu (21/6/2023).
Menurutnya bukan hanya Arhan yang bermain bagus, melainkan Asnawi Mangkualam juga menunjukan performa terbaiknya pada laga tersebut.
"Selain Mas Arhan, penampilan Asnawi juga top keren. Sebagai kapten ia maksimal. Meskipun tertinggal 2-0, Garuda Indonesia tetap JUARA di hati kami. Terimakasih Timnas Garuda dan Coach STY. Malam ini pertandingannya bagus. Selamat istirahat, semoga kita besok kembali bersemangat melayani masyarakat," ujarnya.
Namun demikian, unggahan tersebut pun membuat netizen bereaksi. Publik malah memberikan kritikan kepada sang bupati.
"Hahahaha pak pak Lawong mboten gadah stadion kok bangga pak pak. Arhan nek pulang kampung Ken latihan teng Gedung"Pemkab mawon pak.. jangan membanggakan Pemain kalau fasilitas pemain tanpa kejelasan bahkan tidak ada," tulis netizen.
"Kita patut bangga terhadap Arhan sebagai icon sepakbola Indonesia dan Blora. Tapi perlu di ingat, pemain se bagus Arhan lahir dari kota yang sepakbola nya CARUT MARUT & TIDAK JELAS. Ayo Pak perbaiki sepakbola kota Blora, mulai dari pembinaan usia junior hingga tim senior kebanggaan kabupaten kita PERSIKABA. Siapa tau muncul bibit" pemain kelas dunia seperti Arhan lagi," tulis netizen.
"Secara tidak langsung mas arhan juga mengenalkan daerah blora, contohnya kemaren kulo pas teng jogja ada seseorang tanya "saking pundi mas? " Trus tak jwb blora mas, dia lgsg bilang "ow daerah mas arhan yo pemain timnas" Sdangkan mbiyen bloro seng dikenal CEPU.. Aq ngomong bloro do ra ngerti malah," tulis netizen.
Baca Juga: Tafsir Mimpi SBY Disebut Kode Duet Ganjar-AHY, Begini Penilaian Demokrat