Viralnya berita perselingkuhannya dengan Rendy Kjaernett seolah tak membuat Syahnaz terbebani. Hal itu pun berhasil membuat warganet geram. Apalagi, dari kedua belah pihak tak kunjung memberikan klarifikasi apa pun.
Lantaran sudah geram dibuatnya, warganet kini mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memboikot sejoli yang memiliki hubungan terlarang tersebut.
Mereka meminta KPI agar tidak memberinya ruang lagi untuk tampil di layar kaca. Pasalnya, keduanya memiliki tanggung jawab sosial sebagai seorang public figure.
“Setuju sekali, seakan dunia ini milik orang-orang kaya dan tajir,” ujar @mamaraja di kolom komentar unggahan @doasejuk.
“Jangan sampai KPI pilah pilih,” tutur warganet yang lain.
“Betullll, setuju ini mah, setidaknya kita berempati kepada mba Lady,” ungkap @dewijulianasire14.
“Setuju banget, biar ditempat sutting TDK saling baper sama istri atau laki orang kasihan nak istri menunggu di rumah, dia boleh senang2 sama wanita lain,” ujar seorang warganet.
“Susah, backingannya berat sultan,” celetuk @sejadiperaduan.
“Belum tahu ya dikonoha hanya untuk yg punya cuan,” tutur @SantiLinda.
Terbaru, Syahnaz dan Rendy Kjaernett justru kedapatan muncul di tengah publik dan bersikap baik-baik saja di tengah sorotan isu perselingkuhan keduanya.
Alih-alih memberikan klarifikasi, Syahnaz justru tampak bersama dengan Jeje Govinda menyaksikan pertandingan Lagi-Lagi Tenis. Adapun seluruh keluarga Syahnaz pun memilih untuk bungkam terkait persoalan tersebut.
Hal itu berbeda dengan Lady Nayoan yang masih berusaha untuk memperjuangkan harga diri dan anak-anaknya.