Polemik sapu kurban milik Dewi Perssik terus merembet, meski Idul Adha 1444 Hijriah sudah lewat.
Sebelumnya, ramai diberitakan pedangdut Dewi Perssik meradang usai diduga sapi kurban miliknya ditolak ketua RT di lingkungannya.
Namun, belakangan muncul pengakuan salah satu petugas penerima sapi kurban di lingkungan sekitar tempat tinggal Dewi Perssik di Lebak Bulus, Jakarta.
Suharto menyampaikan bahwa ketua RT tidak pernah menolak sapi kurban Dewi Perssik. Warga tersebut juga membantah semua tuduhan yang dilayangkan sang pedangdut.
"Enggak ada. Kalau dibilang ditolak berarti nggak diterima di sini," ujarnya dikutip dari Suara.com.
Menurutnya, sapi kurban milik Dewi Perssik sudah diterima dengan baik. Bahkan, juga telah diberi makan.
"Itu kan sudah diterima, sudah ijab kabul, sapi sudah diikat di sini, bahkan sudah dikasih makan," katanya.
Sapi dengan berat 1 ton tersebut memang sudah diijab kobul dan diberi makan. Truk yang mengangkutnya juga sudah pergi.
"Awalnya kan sapi datang, sudah diterima dengan baik. Eh, sudah ijab qobul, pihak sana sudah bilang terima kasih. Sapi sudah diterima dengan baik, ya sudah, kita langsung pergi kan. Nah, truk pergi," ungkapnya.
Baca Juga: Persija Bisa Tiru Cara PSM Demi Juara BRI Liga 1 2023-2024
Akan tetapi, tak lama kemudian truk tersebut kembali lagi. Sang sopir menyampaikan kalau ingin membawa sapi kurban itu lagi. Suharto mengatakan, ketua RT tidak mempermasalahkannya, asalkan dinaikkan sendiri ke truk.
"Kan, pak RT bingung kok mau diambil. Ya kalau mau diambil, ambil aja, kan, gitu. Tapi ambil sendiri. Pak RT gak mau risiko anak buahnya kalo ada apa-apa kan," kata dia lagi.