Larangan suporter tim tamu masih belum dievaluasi oleh PSSI. Hal itu tentu masih menjadi polemik dari para pecinta sepak bola di Indonesia.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pun buka suara soal larangan suporter tim tamu. Menurutnya sangat sulit untuk melarang kehadiran mereka.
"Soal cara mengidentifikasi suporter tamu memang sulit. Kebocoran selalu terjadi. Semua klub pasti ini terjadi," ujar Yoyok di Semarang pada Jumat (1/9/2023).
"Klub udah minta ke federasi untuk membuat aturan yang bisa diterima," tambah Yoyok.
Yoyok pun mencontohkan saat pertandingan PSIS Semarang menjamu Persib Bandung. Kehadiran pendukung tim tamu tak bisa dicegah, sekalipun polisi sudah mengetahui.
"Seperti saat melawan bandung, polisi itu sudah tahu kalau ada orang bandung. Tapi memang tidak ada aturan untuk melarang masyarakat Indonesia yang ingin menonton, apalagi mereka punya tiket dan tanpa atribut," ujar Yoyok.
Yoyok pun berharap PSSI bisa memberikan solusi terbaik soal suporter tim tamu ini.
"Anak-anak suporter itu kalau dilarang malah melawan," ujar Yoyok.
Baca Juga: Buat TikTok Bareng, Aurel Kode Aaliyah Massaid Segera Dinikahi Thariq Halilintar?