Menjelang gelaran Liga 2 2023/2024, sejumlah klub yang akan bertanding masih terjerat tunggakan gaji pemain. Tak tanggung-tanggung, Indonesian Players’ Union (APPi) mengumumkan 9 nama klub yang tercatat masih menunggak bayaran skuad-nya.
Kesembilan klub tersebut adalah Gresik United, Persijap, Kalteng Putra, PSMS Medan, Persiraja, Semen Padang, Persikab Bandung, dan PSKC Cimahi. Masing-masing klub itu memiliki jumlah tunggakan dan status penyelesaian yang berbeda-beda.
Jika ditotal, maka kewajiban kpembayaran kesembilan klub tersebut mencapai Rp 5.447.593.540. Lantaran hal itu, APPi mengingatkan dan meminta kesembilan klub tersebut agar segera melunasi kewajiban sebelum dimulainya Liga 2 2023/2024.
Selain itu, APPi mengimbau kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT LIB agar mengawal dan menverifikasi klub-klub tersebut.
Sebab, salah satu aspek Club Licensing Regulation untuk dapat mengikuti kompetisi selanjutnya adalah terkait factor financial. Adapun rincian tunggakan masing-masing klub tersebut adalah sebagai berikut.
1. Gresik United menunggak 27 pemain senilai Rp 387.633.540.
2. Persijap Jepara menunggak 1 pemain senilai Rp 20.000.000
3. Kalteng Putra menunggak gaji 19 pemain senilai Rp 635.500.000
4. PSMS Medan menunggak gaji 2 pemain senilai Rp 127.500.000
Baca Juga: 3 Pilihan Bek Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Rekan Duet Jordi Amat
5. PSPS Riau menunggak gaji 26 pemain senilai Rp1.591.000.000
6. Persiraja Banda Aceh menunggak gaji 20 pemain senilai Rp 388.000.000
7. Semen Padang menunggak gaji 1 pmain senilai Rp 93.750.000
8. Persikab Bandung menunggak gaji 16 pemain senilai Rp 1.313.210.000
9. PSKC Cimahi menunggak gaji 26 pemain senilai Rp 873.000.000