Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia atau APPI mengonfirmasi ada sembilan klub Liga 2 yang menunggak gaji pemain.
Padahal, kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu akan bergulir mulai pertengahan bulan ini.
Salah satunya klub yang masuk dalam daftar penunggak gaji adalah Kalteng Putra. Klub milik politisi PDIP, Agustiar Sabran itu punya hutang gaji pemain sebesar Rp635,5 juta.
Padahal saat promosi ke Liga 1 musim 2019 silam, klub berjulukan Laskar Isen Mulang itu sempat sesumbar mendatangkan sederet bintang dunia seperti Zlatan Ibrahomovic dan Diego Forlan.
Selain Kalteng Putra, APPI merilis sembilan klub Liga 2 yang saat ini menunggak gaji pemain mereka.
Total tunggakan gaji pemain di sembilan klub tersebut mencapai Rp5,4 miliar, dengan melibatkan 138 pemain yang belum menerima pembayaran yang seharusnya sudah mereka terima.
Klub-klub yang terlibat dalam masalah ini adalah Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang, PSPS Riau, PSKC Cimahi, Persikab Bandung, Persijap Jepara, Gresik United, dan Kalteng Putra.
APPI telah mengeluarkan pernyataan yang mengimbau para klub ini untuk segera melunasi gaji pemain mereka sebelum bergulirnya Liga 2 musim 2023/2024.
CEO APPI, Hardika Aji, menegaskan pentingnya klub memenuhi kewajibannya kepada pemain.
Baca Juga: PKS Rayu Demokrat Kembali ke Koalisi Perubahan: Semoga Hatinya Bisa Terbuka untuk 'Comeback'
"APPI mengingatkan dan meminta kepada klub-klub tersebut di atas untuk dapat segera melunasi kewajibannya sebelum dimulainya Liga 2," kata Hardika Aji dalam pernyataannya.
Liga 2 musim 2023/2024 dijadwalkan akan bergulir pada 10 September mendatang. Masalah ini tentu akan berdampak pada kualitas kompetisi jika tunggakan gaji pemain tidak segera diatasi.