Doa Qunut yang diucapkan dalam sholat shubuh mempunyai manfaat yang bisa Anda terima, apabila rajin dilakukan. Berikut ini manfaat doa qunut menurut Ustadz Abdul Somad yang bisa diamalkan dalam kegiatan sehari-hari.
Doa qunut subuh salah satu amalan ibadah sunah yang dilakukan saat menunaikan shalat subuh. Qunut memiliki arti berdiri lama atau dapat juga diartikan sebagai doa atau merendahkan diri terhadap Allah SWT.
Diketahui, qunut terbagi jadi beberapa macam yang meliputu qunut shalat subuh, qunut shalat witir pada paruh akhir bulan Ramadan, dan qunut nazilah (qunut yang dibaca ketika ada bencana).
Hukum membaca qunut ini adalah sunnah, tetapi apabila dibaca memiliki sejumlah manfaat. Terdapat manfaat doa qunut yang diutarakan oleh Ustad Abdul Somad.
1. Perlindungan dari Kemudharatan
Menurut Ustad Abdul Somad, doa Qunut memiliki manfaat yakni mencakup permohonan perlindungan Allah dari segala bentuk kemudharatan dan musibah.
Oleh karena itu umat Muslim memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bencana, penyakit, dan segala hal yang dapat membahayakan mereka.
2. Memohon Ampunan dari Allah SWT
Tidak hanya itu, doa qunut yang dibacakan dalam sholat shubuh juga mencakup permohonan ampunan kepada Allah. Dalam doa ini, umat Muslim memohon pengampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa mereka dan memohon rahmat dari Allah SWT.
Hal ini menunjukkan kesadaran akan kelemahan diri dan kebutuhan kita akan pengampunan dari Allah SWT, karena kita sebagai manusia tidak luput dari kesalahan.
3. Meminta Petunjuk dari Allah SWT
Manfaat doa qunut menurut Ustad Abdul Somad adalah meminta petunjuk dari Allah SWT. Melalui doa qunut, umat Muslim juga memohon petunjuk Allah dalam menjalani kehidupan mereka.
Mereka memohon petunjuk dari Allah SWT dalam menjalankan agama dengan baik dan dalam menghadapi cobaan hidup. Penting untuk dicatat bahwa doa Qunut dapat memiliki variasi dalam berbagai mazhab atau aliran hukum Islam dan budaya yang berbeda.
4. Pengakuan Kekuasaan Allah SWT
Terakhir adalah doa qunut merupakan bentuk kita sebagai umat manusia untuk mengakui kekuasaan Allah SWT sebagai pencipta dan pemilik segala sesuatu.