Masa depan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia sedang menjadi perhatian media Vietnam, The Thao 247.
Saat ini, Shin Tae-yong masih memiliki kontrak dengan Timnas Indonesia hingga pertengahan tahun 2024. PSSI berkomitmen untuk menilai performanya setelah Piala Asia U-23 2024.
Kontrak yang akan berakhir tidak lama lagi ini menarik perhatian media Vietnam The Thao 247.
"Ketua Federasi Sepak Bola Indonesia mengumumkan rencana masa depan pelatih Shin Tae-yong," tulis The Thao 247 dikutip Minggu (17/9/2023).
"Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, telah mengeluarkan pernyataan mengenai apakah pelatih Shin Tae-yong akan pergi atau tetap bersama kami," tambah keterangan artikel tersebut.
"Shin Tae-yong telah menjadi pelatih sepak bola Indonesia sejak tahun 2020, dengan kontrak berdurasi 4 tahun yang akan berakhir pada akhir Desember tahun ini," tambah mereka.
Namun, mereka juga menyebutkan bahwa kemungkinan kontrak Shin Tae-yong akan diperpanjang karena keberhasilannya membawa Timnas Indonesia U-23 melaju ke Piala Asia U-23 2024.
"Tujuan yang paling realistis bagi tim Indonesia adalah merebut satu dari empat posisi peringkat ketiga terbaik, yang akan memberikan mereka tiket untuk melanjutkan ke tahap berikutnya."
"Selama empat tahun memimpin, prestasi paling cemerlang yang dicapai oleh pelatih Shin Tae-yong termasuk meraih medali perunggu di SEA Games 2021 dan menjadi runner-up di Piala AFF 2021," katanya
"Selain itu, mantan pelatih tim nasional Korea Selatan ini juga turut membantu Timnas Indonesia meraih tiket ke ke Piala Asia 2023."
"Dalam kompetisi terbaru, Timnas Indonesia U-23 berhasil meraih medali perak di Kejuaraan U-23 Asia Tenggara dan pertama kalinya berpartisipasi dalam Kejuaraan U-23 Asia, sebuah pencapaian yang luar biasa," tulisnya
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga telah menyatakan bahwa Shin Tae-yong akan tetap bersama Timnas Indonesia hingga Juni 2024.
"Dengan pelatih Shin Tae-yong, kami memiliki komitmen hingga Juni 2024. Oleh karena itu, penilaian kami akan dilakukan setelah Piala Asia 2023 untuk Timnas Indonesia," kata Erick Thohir beberapa waktu yang lalu.