CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi kembali melontarkan sesumbar bakal memboyong bintang Timnas Indonesia.
Salah satu nama yang disebut bakal didatangkan adalah striker Persis Solo, Ramadhan Sananta.
Namun, Sananta sudah terikat kontrak berdurasi dua tahun dengan Laskar Sambernyawa hingga 2025 mendatang.
Opsi yang bisa ditempuh oleh PSIS Semarang ialah menebus sang pemain dengan mekanisme transfer.
"Kami butuh warna di sini. Kami sedang mencari. Nah, kira-kira siapa striker lokal yang top ini? Oh iya, Sananta ya? Sananta boleh juga nih. Kontraknya di Persis Solo sampai kapan ya?" katanya.
Namun, bukan kali pertama Yoyok Sukawi sesumbar bakal mendatangkan bintang Timnas Indonesia ke PSIS Semarang.
Berikut ini tiga pemain Timnas Indonesia yang gagal diboyong ke PSIS Semarang:
Pemain pertama sekaligus bintang Timnas Indonesia yang gagal didatangkan PSIS Semarang adalah Ricky Fajrin Saputra.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bungkam Madura United 2-1, Borneo FC Rebut Puncak Klasemen
Pada tahun 2020 silam, Yoyok Sukawi sempat sesumbar siap mengerahkan segala cara untuk bisa mendatangkan Ricky Fajrin guna bisa memperkokoh kekuatan PSIS.
"Tinggal tambah si Ricky Fajrin saja. Harusnya Ricky Fajrin balik ke Semarang karena sudah janji berkali-kali tapi tak jadi terus," kata Yoyok, 7 Mei 2020 silam.
Namun apes, Ricky Fajrin memilih bertahan di Bali United hingga sekarang dan justru menjadi kapten tim Serdadu Tridatu.
Ricky Fajrin Saputra merupakan pemain asli Semarang yang lahir pada 6 September 1995 (24 tahun) dengan postur 176 cm dan berposisi sebagai bek tengah.
Ricky Fajrin mengawali karier di Tugu Muda Semarang (2005-11), lalu berlabuh ke Berlian Rajawali (2012-14, dan kini menjadi andalan Bali United (2014-sekarang).