Belakangan ini nama Pratama Arhan kembali menjadi sorotan warganet. Hal tersebut lantaran beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi mantan kekasihnya, Marshella Aprilia bersama seorang temannya yang menyindir suami Azizah Shalsa tersebut.
Dalam potongan video yang beredar, striker Timnas Indonesia itu disebut miskin oleh seorang teman Marshella Aprilia. Tak sampai di situ, teman dari mantan kekasih Arhan itu juga menyenggol pekerjaan mertuanya, Andre Rosiade sebagai seorang DPR RI.
“Arhan siapa? Yang miskin itu ya,” ujar teman Shella, dikutip dari unggahan @arhanzie.
Alih-alih menegur, Marshella Aprilia justru tertawa geli mendengar ucapan temannya itu. Hal itu sontak saja mendapatkan berbagai komentar menggelitik dari sahabat Arhan. Bukan hanya saudara Arhan, akan tetapi Asnawi Mangkualam juga turut buka suara.
Melalui akun Threads pribadinya, Kapten Timnas Indonesia itu sontak saja membalas sindiran teman Shella tersebut.
“Bilangnya miskin tapi nyatanya dulu dibayain. Chuakss,” tulis Asnawi Mangkualam.
Threads tersebut juga dibalas oleh Pratama Arhan dengan emoticon menutupp mulut malu. Bahkan, Threads tersebut juga direspons oleh sahabat Arhan yang lain, seperti Marselino dan asisten Nikita Mirzani. Selain itu, saudara Arhan juga turut menyenggolnya.
“Rame soal omongan ‘oh si miskin itu’,” tulis @jorry.g.
“Coba kalo ga diidupin, kira-kira siapa ya dia sekarang,” timpal @rizky.zainn.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Hotel View Pantai di Banyuwangi, Keindahannya Bikin Betah!
Lantaran hal tersebut, Shella telah menuliskan permintaan maafnya terkait dengan ucapan temannya tersebut. Ia juga mengaku salah lantaran tidak segera menegur, melainkan ikut menertawakan pernyataan tersebut.
“Maafkan aku & temanku yang satu ini @valdighifari ya guys karena reponsnya yg kurang bijaksana terhadap like & dislike yang ada & beliau menyinggung pihak lain. Aku pun menyadari hal ini salah karena tidak langsung menegur tindakan temanku satu ini,” tulisnya.
“Sebenarnya temanku ini orangnya suka bercanda & maksudnya baik, hanya ingin membela temannya, tapi kita sadar tindakan kami kemarin tidak bisa dibenarkan,” ungkapnya.