Persteruan ibunda Indah Permatasari, Nursyah dengan Arie Kriting belum juga mereda. Sang mertua masih menunjukkan rasa tak sukanya kepadanya menantunya tersebut.
Meski sikap Nursyah belum juga melunak, tetapi Arie Kriting memilih untuk menunggu.
Dia masih menunggu waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan ibu mertuanya tersebut. Sampai saat ini, baru ayah Indah Permatasari yang bersedia diajak menjalin hubungan baik sebagai keluarga.
"Komunikasi aman, sama yang laki. Sama yang perempuan, belum," ujar Arie Kriting dalam video yang diunggah YouTube kasisolusi dikutip Selasa (17/10/2023).
Namun, yang digarisbawahi Arie Kriting, dia tidak menaruh sakit hati kepada Nursyah.
"Nggak bisa kalau harus membenci atau memusuhi orang yang kamu punya kewajiban menghormati atau mencintainya," kata Arie Kriting.
Arie Kriting tidak mau situasinya semakin memburuk bila dia menanggapinya dengan kepala panas. Karena itu, dia tidak bisa bila harus berada di posisi kecewa, marah atau mungkin merasa kecewa.
"Itu bukan orang yang harus membuat saya terluka dan kecewa atau menjadi benci," tegasnya.
Dia justru takut apabila jalan untuk berbakti kepada Nursyah tertutup. "Kalau misalnya saya klarifikasi satu dan lain hal, kemudian itu memupuk rasa kecewa di hati saya, perlahan pintu untuk berbakti itu akan tertutup. Itu yang saya tidak mau," katanya.
Baca Juga: Suami Minta Uang Mahar Hana Hanifah Dikembalikan, Seperti Ini Hukumnya Menurut Agama Islam
Arie Kriting yakin mertuanya tersebut suatu saat akan menurunkan ego. Dia berharap, Nursyah berbesar hati menerimanya.
"Pintunya belum dibuka hari ini, nggak apa-apa. Mungkin suatu saat nanti. Kami tidak akan berhenti menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkan baktinya kami," kata Arie Kriting.
Sampai kapanpun, dia tetap menghormati serta mencintai sang mertua.