Adu Hebat Khofifah vs Yenny Wahid, Dua Perempuan NU Kandidat Cawapres 2024

Ruth Meliana

Senin, 14 Agustus 2023 | 09:21 WIB
Adu Hebat Khofifah vs Yenny Wahid, Dua Perempuan NU Kandidat Cawapres 2024
Kolase Khofifah Indar Parawansa dan Yenny Wahid. (Istimewa).

Suara.com - Dua perempuan kader Nahdlatul Ulama (NU) kini digadang-gadang menduduki posisi bakal calon wakil presiden atau bacawapres pada Pilpres 2024 mendatang.

Kedua kandidat cawapres itu adalah Khofifah Indar Parawansa dan Yenny Wahid. Meski sama-sama lahir dari rahim NU, Yenny dan Khofifah kini berada di dua kubu berbeda.

Yenny Wahid dilirik oleh kubu Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai capresnya.

Sementara Khofifah Indar Parawansa, yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, dilirik oleh koalisi PDI Perjuangan, PPP dan Perindo yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capresnya.

Lantas bagaimana rekam jejak kedua srikandi NU itu? Simak ulasannya berikut ini.

Rekam jejak Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. (Dok: Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. (Dok: Pemprov Jatim)

Khofifah lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 19 Mei 1965. Kini ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023. Ia merupakan kader dan aktivis perempuan dari ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni NU.

Karier politiknya dimulai dalam usia yang sangat muda, yakni 27 tahun, ketika ia menjadi anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 1992 hingga 1997.

Ia kembali terpilih jadi anggota DPR RI pada Pemilu 1997, namun hanya menduduki jabatan itu selama dua tahun karena bergulirnya reformasi pada 1998.

baca juga

Tak mau berhenti berpolitik, Khofifah kembali maju sebagai caleg pada 1999, tetapi dari gerbong yang berbeda, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digagas oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Di partai itu karier politiknya melesat. Ketika Gus Dur terpilih menjadi presiden pada Pemilu 1999, ia ditunjuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan.

Namun ia memegang poisi itu hanya sampai 2001, seiring dengan jatuhnya Presiden Abdurrahman Wahid. Saat Megawati Soekarnoputri menjadi presiden menggantikan Gus Dur, nama Khofifah tak masuk dalam jajaran menteri.

Ia pun kembali aktif di kegiatan sosial kemasyaralatan, salah satunya di Muslimat NU yang ia pimpin dari 2000-2005. Pada 2013, Khofifah kembali berpolitik dengan mencalonkan diri di Pilgub Jawa Timur, namun harus menerima kekalahan.

Pada Pilpres 2014, ia ditunjuk menjadi salah satu juru bicara pasangan Jokowi-JK. Dan ketika pasangan itu menang Pilpres, Khofifah ditunjuk menjadi Menteri Sosial.

Namun pada 2018 ia mengundurkan diri karena ingin kembali bertarung di Pilgub Jawa Timur dan akhirnya menang.

Rekam jejak Yenny Wahid

Yenny Wahid saat diwawancarai jurnalis di UGM, DI Yogyakarta, Jumat (7/7/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]
Yenny Wahid saat diwawancarai jurnalis di UGM, DI Yogyakarta, Jumat (7/7/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

Yenny Wahid merupakan putri ke-2 Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur. Pemilik nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh itu lahir di Jombang, 29 Oktober 1974.

Sebelum terjun ke politik, Yenny pernah menekuni profesi sebagai jurnalis pada 1997-1999. Sosoknya juga pernah ditugaskan ke Timor-Timur hingga Australia.

Ketika Gus Dus mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pasca reformasi, Yenny Wahid turut bergabung di sana dan meninggalkan profesi wartawannya.

Ia sempat menjadi Sekretaris Jenderal PKB periode 2005-2010, namun akhirnya dipecat pada 2008 oleh Muhaimin Iskandar yang menjabat sebagai Ketum PKB.

Setelah itu, ia mendirikan partai politik dengan nama Partai Kedaulatan Bangsa (PKB) dan menjadi ketua umumnya.

Pada 2012, partainya melebur dengan Partai Indonesia Baru (PIB) pimpinan Kartini Sjahrir dan menjadi Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Yenny kembali duduk di jabatan ketua Umum.

Karier politiknya melaju namun tak melesat. Pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia pernah dipercaya untuk menjadi Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik

Selain itu, Yenny juga aktif di lembaga Wahid Instute yang peduli dengan isu-isu seputar kebangsaaan dan toleransi.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Jatim Optimistis Javeast Coffee Sejajar dengan Brand Kopi Dunia

Gubernur Jatim Optimistis Javeast Coffee Sejajar dengan Brand Kopi Dunia

Jatim | Senin, 14 Agustus 2023 | 06:10 WIB

Yenny Wahid Bantah Bahas Politik Saat Ganjar Berkunjung Ke Ciganjur: Nanti Kita Mojok, Ngobrol Berdua

Yenny Wahid Bantah Bahas Politik Saat Ganjar Berkunjung Ke Ciganjur: Nanti Kita Mojok, Ngobrol Berdua

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 05:45 WIB

Ganjar Sempat Lempar Guyonan ke Yenny Wahid: Mau Gak Mbak Tak Ajak?

Ganjar Sempat Lempar Guyonan ke Yenny Wahid: Mau Gak Mbak Tak Ajak?

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 05:00 WIB

Ini Wejangan Istri Gus Dur ke Ganjar: Kalau Terpilih Jadi Pimpinan Negara...

Ini Wejangan Istri Gus Dur ke Ganjar: Kalau Terpilih Jadi Pimpinan Negara...

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 04:50 WIB

Sambangi Rumah Istri Gus Dur, Ganjar: Dari Dulu Pengin ke Sini Tapi Tertunda

Sambangi Rumah Istri Gus Dur, Ganjar: Dari Dulu Pengin ke Sini Tapi Tertunda

News | Minggu, 13 Agustus 2023 | 22:42 WIB

Kinerja Menteri Lambungkan Elektoral Erick Thohir Sebagai Cawapres

Kinerja Menteri Lambungkan Elektoral Erick Thohir Sebagai Cawapres

Kotak Suara | Minggu, 13 Agustus 2023 | 21:56 WIB

Terkini

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

×