Nah Lho! Obral Janji Prabowo - Gibran Kena Sorot, Fraksi PKB Klaim Sudah Perjuangkan Dana Abadi Pesantren

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 26 Oktober 2023 | 16:51 WIB
Nah Lho! Obral Janji Prabowo - Gibran Kena Sorot, Fraksi PKB Klaim Sudah Perjuangkan Dana Abadi Pesantren
Nah Lho! Obral Janji Prabowo - Gibran Kena Sorot, Fraksi PKB Klaim Sudah Perjuangkan Dana Abadi Pesantren. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan dana abadi pesantren merupakan perjuangan dari F-PKB di DPR. Hal itu disampaikan Cucun seusai salah satu pasangan capres dan cawapres menjadikan dana abadi pesantren hingga kartu indonesia sehat (KIS) sebagai salah satu program unggulan.

Menurut Cucun, program tersebut harus mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya dari dunia pesantren dan kalangan santri. Ia mengingatkan kembali bahwa F-PKB sesungguhnya sudah memperjuangkan program dana abadi pesantren.

Melalui keterangan tertulisnya, Cucun mengatakan, pasangan calon presiden yang akan bertanding, tidak boleh mengklaim begitu saja, setiap program yang sudah menjadi kebijakan nasional, tanpa melihat sejarah lahirnya kebijakan tersebut. 

Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal. (Suara.com/Novian)
Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal. (Suara.com/Novian)

"Sejarah panjang untuk memperjuangkan Pesantren yang kemudian melahirkan UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Perjuangan Dana Abadi Pesantren yang kemudian menghasilkan Perpres No. 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Perpres No 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan, tidak lahir begitu saja," kata Cucun dalam agenda “Sehari Santri Menjadi Parlemen” di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/10/2023).

Cucun mengatakan rangkaian perjuangan yang panjang dan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan F-PKB DPR RI.

Khusus mengenai dana abadi pesantren, Cuxun menjelaskan bahwa regulasi tentang dana abadi pesantren tersebut merupakan legacy yang harus diingat sebagai bentuk politik anggaran F-PKB dalam memperjuangkan dana abadi pesantren. 

“Kami anggota F-PKB DPR RI sepanjang pembahasan UU APBN tahun angaran 2022 dan 2023, secara konsisten dan terus menerus dalam setiap rapat di Badan Anggaran DPR RI, membawa aspirasi kaum santri untuk mendapat pendanaan dari APBN," kata Wakil Ketua Badan Anggran (Banggar) DPR RI ini.

Hasilnya, lanjut Cucun, pemerintah kemudian memasukkan dana abadi pesantren sebagai bagian dari dana abadi pendidikan yang sudah terlebih dahulu dibiayai dalam APBN.

Cucun menyampaikan dana abadi pendidikan yang di dalamnya termasuk dana abadi pesantren merupakan dana yang diakumulasikan dalam bentuk dana abadi yang berasal dari alokasi anggaran pendidikan tahun-tahun sebelumnya sebagai dana abadi pendidikan. 

baca juga

Hasil pengelolaan dana abadi pendidikan dimaksud digunakan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi berikutnya, termasuk pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan sebagai bentuk pertanggungjawaban antargenerasi.

Warganet meledek Gibran Rakabuming Raka mirip Barnacle Boy. [Twitter @/inikiyana]
Prabowo - Gibran. [Twitter @/inikiyana]

Mengutip keterangan tertulis dari Cucun, dalam APBN 2023 diputuskan bahwa pemerintah mengalokasikan dana abadi di bidang pendidikan sebesar Rp20.000,0 miliar, di mana alokasi dana abadi pendidikan, termasuk dana abadi pesantren sebesar Rp10.000,0 miliar. 

Sedangkan dalam APBN tahun anggaran 2024, Pemerintah dan DPR memutuskan bahwa Dana abadi di bidang pendidikan sebesar Rp25.000,0 miliar, dimanana alokasi Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp15.000,0 miliar. Dari dana alokasi pendidikan tersebut direncanakan sebesar Rp2.000,0 miliar akan dialokasikan untuk dana abadi pesantren.

Cucun lantas mengharapkan masyarakat untuk semakin cerdas dalam menilai program-program yang ditawarkan oleh para capres dan cawapres yang tidak hanya asal sebut saja. Padahal, kata dia. program tersebut sudah menjadi kebijakan pemerintah yang sedang berjalan. 

"Perjuangan F-PKB DPR RI dalam memperjuangkan dana abadi pesantren merupakan komitmen dan dedikasi kami terhadap dunia pesantren dan para santri sampai kapan pun”, tutup Cucun.

Gibran Janjikan Dana Abadi Pesantren

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Gibran Tak Update soal Program Dana Abadi Pesantren, PKB: Sudah Ada Sejak Era Jokowi

Sebut Gibran Tak Update soal Program Dana Abadi Pesantren, PKB: Sudah Ada Sejak Era Jokowi

Kotak Suara | Kamis, 26 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Jadi Cawapres Ganjar, Analis Sebut Mahfud Bakal Tuai Simpatik jika Didepak dari Kabinet Jokowi: Terkesan Orang Terzalimi

Jadi Cawapres Ganjar, Analis Sebut Mahfud Bakal Tuai Simpatik jika Didepak dari Kabinet Jokowi: Terkesan Orang Terzalimi

Kotak Suara | Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:19 WIB

Berlagak Cuek ke Gibran, PDIP Siap Alihkan Dukungan Kalau Ganjar-Mahfud Keok di Putaran Pertama?

Berlagak Cuek ke Gibran, PDIP Siap Alihkan Dukungan Kalau Ganjar-Mahfud Keok di Putaran Pertama?

Kotak Suara | Kamis, 26 Oktober 2023 | 14:56 WIB

Din Syamsudin: Saya Yakin Warga Muhammadiyah Dukung Anies - Cak Imin

Din Syamsudin: Saya Yakin Warga Muhammadiyah Dukung Anies - Cak Imin

Kotak Suara | Kamis, 26 Oktober 2023 | 14:48 WIB

Terkini

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

News | Senin, 28 September 2026 | 19:51 WIB

×