Fery Farhati Kagum dengan Kekayaan Budaya Indonesia Saat Melihat Proses Pembuatan Gong di Sukoharjo

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 24 Januari 2024 | 11:51 WIB
Fery Farhati Kagum dengan Kekayaan Budaya Indonesia Saat Melihat Proses Pembuatan Gong di Sukoharjo
Fery Farhati Lihat Proses Pembuatan Gong di Sukoharjo. (Istimewa)

Suara.com - Fery Farhati berkunjung ke Panji Gong Agung di Desa Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Di sana istri Anies Baswedan ini melihat proses pembuatan gong.

Kedatangan Fery di Panji Gong Agung ini merupakan salah satu rangkaian kunjungan kebudayaan selama berada di Jawa Tengah.

Kedatangan Fery disambut oleh David anak dari pemilik Panji Gong Agung. Dia menjelaskan secara detail proses pembuatan gong dari mulai peleburan timah dan tembaga hingga proses melaras.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta periode 2017-2022 ini melihat seluruh tahapan pembuatan gong. Dia juga berbincang dengan pengrajin gong.

Fery mengaku kagum begitu banyak budaya yang ada di Indonesia. Dia mengatakan, ini merupakan momen pertama dirinya menyaksikan langsung proses pembuatan gong.

"Ini pertama kalinya saya melihat pembuatan gong tahap demi tahap. Prosesnya rumit, butuh kesabaran, kerjasama tim dan sentuhan seni dalam membuatnya. ” ungkap Ketua Dekranasda DKI Jakarta 2017-2022, Selasa, (23/1/2024).

Tak hanya itu, Fery dan putrinya Mutiara Annisa Baswedan ikut bernyanyi bersama wiyaga atau penabuh gamelan. Fery juga mencoba memainkan alat musik demung dan gong.

"Saya apresiasi sekali seluruh pengrajin yang sampai saat ini masih menjaga budaya. Harapannya ke depan semakin banyak yang ikut terlibat menjaga warisan budaya ini," tuturnya.

Sementara itu, David berharap apabila Anies Baswedan terpilih sebagai presiden RI bisa merawat dan mengembangkan budaya yang ada di Indonesia.

baca juga

"Semoga kalau Pak Anies jadi presiden bisa memperkenalkan gamelan ke seluruh Indonesia terutama ke anak-anak muda supaya gamelan tidak mati soalnya kan gamelan sudah masuk warisan budaya UNESCO, jadi kalau tidak diteruskan ya sayang," ucap David.

Perlu diketahui, proses pembuatan gong diawali dengan peleburan timah dan tembaga yang kemudian di cetak sehingga membuat bentuk lempengan.

Setelah itu, proses pelebaran yang dilakukan dengan cara dibakar kembali. Lempengan kemudian ditempa agar lempengan tersebut semakin lebar dan tipis.

Kemudian, proses selanjutnya yakni pembentukan lempengan menjadi wadah yang cekung. Selanjutnya, pembuatan pencon dan pembatas kemudian diukur.

Terakhir proses melaras yaitu mencari bunyi dari gong yang paling enak dan sesuai. Nada tersebut dicari dengan alat pengukur nada. Setelah itu gong akan di gerindra sebelum siap digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fery Farhati Menyusuri Kampung Batik Laweyan Surakarta Menggunakan Becak

Fery Farhati Menyusuri Kampung Batik Laweyan Surakarta Menggunakan Becak

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:46 WIB

Disorot Media Asing, Prabowo Dinilai Bakal Matikan Demokrasi bila Berkuasa

Disorot Media Asing, Prabowo Dinilai Bakal Matikan Demokrasi bila Berkuasa

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:41 WIB

Survei LSI di Sumbar: Prabowo-Gibran 49,8%, Anies-Imin 42,1%, Ganjar-Mahfud 4,3%

Survei LSI di Sumbar: Prabowo-Gibran 49,8%, Anies-Imin 42,1%, Ganjar-Mahfud 4,3%

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:31 WIB

Sebut Presiden Boleh Kampanyekan Paslon, Kubu Ganjar Skakmat Jokowi: Nepotisme Makin Kental!

Sebut Presiden Boleh Kampanyekan Paslon, Kubu Ganjar Skakmat Jokowi: Nepotisme Makin Kental!

News | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:29 WIB

Prabowo Dorong Industri Pertahanan RI Kembangkan Kapal Serang Ringan Destroyer Anti Deteksi

Prabowo Dorong Industri Pertahanan RI Kembangkan Kapal Serang Ringan Destroyer Anti Deteksi

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:28 WIB

Tinjau Progres Modernisasi 41 Kapal, Prabowo Ingatkan Situasi Geopolitik yang Tidak Menentu

Tinjau Progres Modernisasi 41 Kapal, Prabowo Ingatkan Situasi Geopolitik yang Tidak Menentu

Kotak Suara | Rabu, 24 Januari 2024 | 11:26 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×