Dukungan Ormas Islam kepada Anies-Muhaimin: Muhammadiyah Menurun dan NU Stabil

Muhammad Yunus

Rabu, 07 Februari 2024 | 14:01 WIB
Dukungan Ormas Islam kepada Anies-Muhaimin: Muhammadiyah Menurun dan NU Stabil
Posisi salat Anies Baswedan dan Cak Imin diperdebatkan netizen. [X]

Suara.com - Hasil survei terbaru Populi Center mengenai dukungan terhadap pasangan calon presiden-calon wakil presiden, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, menunjukkan adanya stagnasi dalam sebaran dukungan di beberapa wilayah serta penurunan signifikan dari beberapa kelompok pemilih.

Menurut analisis berdasarkan sebaran wilayah pulau, tidak terjadi perubahan yang signifikan dalam tingkat dukungan bagi pasangan ini.

Namun, hasil indikatif menunjukkan adanya penurunan dukungan terutama dari pemilih yang tinggal di wilayah Indonesia Timur.

Baca Juga:

Sudah Ditunggu Di Bandara Sejak Jam 3 Pagi, Anies Terharu Sambutan Masyarakat Manado

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng

Ahok Bongkar Dalang Pemenjaraan Dirinya, Benarkah Sosok Ini?

Pada survei sebelumnya, sebanyak 27,7 persen menyatakan mendukung pasangan ini, namun kini jumlahnya menurun menjadi 20,9 persen.

Dalam konteks dukungan partai, terdapat peningkatan signifikan dari pemilih PKB dan PKS yang mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

baca juga

Dukungan dari pemilih PKB meningkat dari 30,2 persen menjadi 40,6 persen, sementara pemilih PKS juga mengalami peningkatan dari sebelumnya 65,9 persen menjadi 70,2 persen. Namun, terdapat penurunan dukungan dari pemilih Partai Nasdem yang cukup besar.

Pada survei sebelumnya, jumlahnya sebesar 65,9 persen namun kini berkurang menjadi 43,2 persen.

Analisis berdasarkan afiliasi organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia juga mengungkapkan penurunan dalam dukungan. Pemilih dari kalangan Muhammadiyah yang mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengalami penurunan dari 36,8 persen menjadi 30,8 persen.

Sementara dukungan dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) relatif stabil tanpa adanya peningkatan yang signifikan dibanding survei sebelumnya.

Stagnasi dukungan dari beberapa wilayah dan penurunan dari beberapa kelompok pemilih menjadi catatan penting bagi tim kampanye pasangan ini untuk mengevaluasi strategi dan komunikasi mereka dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan dukungan jelang pemilihan presiden yang semakin dekat.

Populi Center, lembaga penelitian kebijakan dan opini publik nirlaba, menyelenggarakan Survei Nasional mulai tanggal 27 Januari hingga 3 Februari 2024. Sampel responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk empat Daerah Otonom Baru di wilayah Papua.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) menggunakan aplikasi survei Populi Center kepada 1.500 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of Error (MoE) diperkirakan sebesar ± 2,53 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini didanai secara internal.

Tujuan survei adalah untuk mengetahui dukungan pemilih terhadap tiga pasang kandidat calon presiden dan calon wakil presiden setelah melalui tahapan kampanye terbuka dan debat kandidat, preferensi pilihan partai politik, serta kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan evaluasi terhadap lembaga-lembaga negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies-Ganjar Kalah Pilpres 2024? Arie Kriting: Harga Diri Lebih Penting!

Anies-Ganjar Kalah Pilpres 2024? Arie Kriting: Harga Diri Lebih Penting!

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:39 WIB

Kalahkan War Tiket Coldplay, Hitungan Menit Pemesan Kumpul Akbar AMIN Capai 3,5 Juta

Kalahkan War Tiket Coldplay, Hitungan Menit Pemesan Kumpul Akbar AMIN Capai 3,5 Juta

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:34 WIB

Membludak! Pendaftar Kumpul Akbar AMIN di JIS Antre Virtual hingga Berjam-jam

Membludak! Pendaftar Kumpul Akbar AMIN di JIS Antre Virtual hingga Berjam-jam

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

×