Tepis PKB, Elite PDIP Sesumbar: Ahok Sulit Ditandingi Anies di Pilgub Jakarta

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 19 Juli 2024 | 16:48 WIB
Tepis PKB, Elite PDIP Sesumbar: Ahok Sulit Ditandingi Anies di Pilgub Jakarta
Foto Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. [Instagram @ngumpulreceh]

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah, menilai wajar jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut Basuki Tjahja Purnama alias Ahok akan sulit didukung partai politik untuk Pilgub Jakarta 2024. Hal itu lantaran PKB mendukung Anies Baswedan maju. 

"Wajar-wajar saja klaim PKB seperti itu, karena memang Anies diusung oleh PKB," kata Said kepada wartawan, Jumat (19/7/2024). 

Baginya, Ahok tetap akan bisa mengalahkan Anies di Pilgub Jakarta 2024. Untuk itu, pernyataan dari PKB dianggap merupakan hal yang biasa. 

"Kan kalau saya ngomong soal Ahok, bagi saya Ahok juga sulit ditandingi oleh Anies. Itu biasa kan. dan kami menghormati statement dari kawan-kawan PKB kami hormati karena memang calonnya," ungkapnya. 

Ia lantas meminta semua pihak untuk memberikan kesempatan bagi PDIP untuk menggalang dukungan bagi Ahok untuk Pilgub Jakarta 2024. 

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah hadiri acara "Halalbihalal dan Rakorwil Menuju Pilkada 2024" yang digelar PAN Jatim di Surabaya, Selasa (30/4/2024). [ANTARA/HO-PDIP Jatim]
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah hadiri acara "Halalbihalal dan Rakorwil Menuju Pilkada 2024" yang digelar PAN Jatim di Surabaya, Selasa (30/4/2024). [ANTARA/HO-PDIP Jatim]

"Tapi beri kesempatan juga bagi kami untuk menggalakkan kekuatan juga dengan partai-partai politik lain untuk katakanlah dari PDI Perjuangan memang nanti Ahok maka dengan sendirinya Ahok akan kami tampilkan untuk kontestasi di Pilkada DKI," ujarnya. 

Kendati begitu, ia mengatakan, sejauh ini belum ada pembicaraan dengan DPP soal kemungkinan Ahok maju di Pilgub Jakarta. 

"Di tingkat DPP belum, karena kan selalu partai di setiap pengambilan keputusan mekanismenya rapat DPP dari tingkat 2, tingkat 1, itu ditentukan oleh DPP. Bahwa aspirasi semua dari bawah pasti," pungkasnya. 

PKB Sebut Ahok Sulit Maju di Pilkada Jakarta

baca juga

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid menanggap Ahok akan sulit maju di Pilgub Jakarta 2024. Pasalnya saat ini adalah eranya Anies Baswedan. 

Hal itu disampaikan Jazilul menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan nama Ahok di urutan kedua di bawah Anies Baswedan. 

"Yang jelas dinamika di DKI masih terus berlangsung, tapi PKB, DPW PKB DKI sudah mengusulkan Pak Anies. Bahwa kemudian ada nama lain seperti Pak Ahok mungkin sulit ya partai yang akan mengusung Pak Ahok," kata Jazilul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2024). 

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024). (tangkap layar)
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024). (tangkap layar)

Jazilul tak membeberkan secara pasti faktor apa yang membuat Ahok disebutnya sulit maju di Pilgub Jakarta kembali. Ia hanya menegaskan, jika kekinian menjadi eranya Anies Baswedan. 

"Kan sudah pernah, kalau sekarang kan eranya Pak Anies," katanya. 

Menurutnya, meski saat ini dinamika Pilgub Jakarta belum ada partai politik menyatakan kerja sama, tapi PKB serius mempertimbangkan nama Anies. 

"Dinamika biasa saja dan waktunya masih cukup kita tidak terburu buru untuk memutuskan karena menunggu peta lebih besar di DKI peta koalisi partai lain tapi kalau secraa kepartaian PKB sudah mengunggulkan mempertimbangkan dengan serius bahkan memutuskan untuk DKI pak Anies Baswedan yang maju," terang dia. 

Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terbarunya soal dinamika Pilgub Jakarta 2024. Hasilnya nama Anies Baswedan bertengger di urutan teratas, di susul nama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di bawahnya ada Ridwan Kamil. 

Adapun survei yang dilakukan Litbang Kompas ini dipotret pada Juni 2024 ini. 

"Anies misalnya, jika survei dilakukan saat ini, tidak kurang 29,8 persen pemilih akan memilihnya," tulis keterangan Litbang Kompas, Selasa (16/7/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Kaesang di Pilgub Jakarta Jeblok, Anak Buah 'Serang' Anies hingga Dicap Perusak dan Serampangan!

Elektabilitas Kaesang di Pilgub Jakarta Jeblok, Anak Buah 'Serang' Anies hingga Dicap Perusak dan Serampangan!

Kotak Suara | Jum'at, 19 Juli 2024 | 16:41 WIB

Sekjen PDIP Hasto Nekat Absen Pemeriksaan KPK, Dalihnya Baru Dapat Surat Panggilan Pagi Tadi

Sekjen PDIP Hasto Nekat Absen Pemeriksaan KPK, Dalihnya Baru Dapat Surat Panggilan Pagi Tadi

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 16:26 WIB

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Khofifah-Emil, PDIP: Kami sama PKB dan NasDem akan Duduk Bareng Bahas di Pilkada Jatim

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Khofifah-Emil, PDIP: Kami sama PKB dan NasDem akan Duduk Bareng Bahas di Pilkada Jatim

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 15:56 WIB

Berubah! Batal Diusung Golkar jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Innalillahi...

Berubah! Batal Diusung Golkar jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Innalillahi...

Kotak Suara | Kamis, 18 Juli 2024 | 18:11 WIB

Terkini

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

×