Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana mengungkapkan informasi yang terakhir ia dapatkan.
Hal ini diungkapkan Denny Indrayana dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Indrayana awalnya menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan cawe-cawe terkait Pilpres 2024 demi bangsa dan negara dalam arti yang positif.
"Cawe-cawe Presiden Jokowi yang menegaskan tidak akan netral semakin membahayakan keadilan dalam Pilpres 2024," ujar Denny Indrayana dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @dennyindrayana, Senin (5/6).
Lanjut, Denny Indrayana menegaskan bahwa informasi terakhir yang didapatkannya, Partai NasDem kembali diserang.
"Informasi terkahir, Partai NasDem kembali digoyang dan diserang. Kali ini yang dijadikan sasaran tembak adalah dua menteri kader NasDem lainnya di kabinet," tegas Denny Indrayana.
Adapun ia mengatakan bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan dijeratkan dugaan pidana narkoba dan menteri dari NasDem lainnya akan dijerat dengan dugaan kasus korupsi.
"Menteri SYL akan dijerat dugaan pidana narkoba dan Menteri SN dijerat dengan dugaan kasus korupsi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Denny Indrayana juga mengatakan bahwa hukum tidak boleh diterapkan diskriminatif, memilih dan memilah kasus.
Baca Juga: Dianggap Rencana Rusia, Resolusi Berani Sebenarnya Ide Prabowo atau Jokowi?