Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menegaskan bahwa anak-anak perlu diperlakukan sesuai hukum yang berlaku bagi mereka.
“Polhukam akan berkordinasi dgn Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak utk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini. Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dgn hukum yang berlaku bagi anak-anak,” tulis Mahfud di akun Twitter miliknya.
Untuk diketahui, Syarifah Fadiyah yang merupakan siswi SMP Jambi viral usai membuat video berisi kritik terhadap Pemkot dan Wali Kota Jambi yang bekerja sama dengan perusahaan China.
Kritik tersebut merupakan bentuk menuntut keadilan atas neneknya yang bernama Hafsah karena rumah dan sumurnya dirusak berkali-kali. Sayangnya, kritik tersebut berujung pada pelaporan atas dugaan melanggar UU ITE.