Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari perihal ‘drama’ di antara Partai NasDem dan Partai Demokrat yang meributkan soal calon wakil presiden Anies Baswedan.
Politikus Partai NasDem dan Partai Demokrat saling berbalas komentar terkait keputusan pendamping bagi capres yang mereka usung.
Dari aksi saling balas komentar tersebut, Denny menyimpulkan bahwa seandainya Anies memilih AHY sebagai calon wakil presidennya, maka NasDem yang akan cabut dari koalisi.
Ia menilai pergerakan atau manuver di internal Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu menarik untuk diikuti.
“Maksudnya kalo akhirnya Anies pilih AHY jadi cawapres, apakah @NasDem yang cabut dari koalisi ? Hmm.. menarik nih.. tikernya semakin lebar di gelar,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Dennysiregar7 pada Jumat (9/6/2023).
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali merespon pernyataan Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief yang mengatakan akan mengambil opsi lain seandainya tidak ada kepastian deklarasi capres-cawapres hinnga Juni mendatang.
Dia menduga pernyataan tersebut salah satunya bermakna keinginan untuk keluar dari koalisi pengusung Anies jika AHY tidak menjadi cawapres Anies.
Menanggapi hal itu, Andi Arief justru mengembalikan pertanyaan serupa kepada Ahmad Ali dan partai besutan Surya Paloh itu.
Andi mempertanyakan apakah NasDem akan keluar dari koalisi seandainya Anies memutuskan AHY menjadi cawapres pendampingnya.
“Menurut Mat Ali gertakan Demokrat hanya untuk memaksakan AHY menjadi Cawapres Anies dan akan cabut dari koalisi bisa membuat kita berbalik tanya: pada Mat Ali jika Anies memilih AHY apakah Nasdem akan cabut dari koalisi?” tanya Andi Arief, di akun Twitter miliknya pada Jumat (9/6/2023).