Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti pernyataan dari Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP, Arsul Sani yang menyebut bahwa Mahfud MD telah mengakui pemerintah gagal dalam memberantas korupsi di Tanah Air.
Hal ini ditanggapi Mahfud MD dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Mahfud MD menyebutkan bahwa sudah lama pihaknya mengakui bahwa pemerintah telah gagal memberantas korupsi.
Mahfud MD bahkan sampai menyebut jika tidak mengakui fakta itu berarti bodoh.
"Kan sudah lama kita harus mengakui, Pak Asrul. Tidak mengakui fakta ini berarti kita bodoh atau pura-pura bodoh," ungkap Mahfud MD dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @mohmahfudmd, Senin (12/6).
Lebih lanjut, Mahfud MD pun berpendapat bahwa bukan hanya pemerintah yang gagal, tapi justru dari DPR, menteri, hingga hakim agung banyak yang masuk penjara.
"Bukan Pemerintah Eksekutif saja yang gagal. Tapi yang masuk penjara kan banyk DPR, Menteri, Hakim Agung, dan lain-lain," paparnya.
Mahfud MD pun mengajak untuk senantiasa jujur.
"Mari jujur, hilangkan kebiasaan menghindari cermin," tandasnya.
Sementara itu, Arsul Sani menilai Mahfud MD mengakui bahwa pemerintah gagal dalam memberantas korupsi di Tanah Air.