Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti pernyataan dari Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais saat acara Dialog Nasional bertema 'Rakyat Bertanya, Kapan People Power' yang diselenggarakan di Gedung Umat Islam Kartopuran, Solo.
Adapun Amien Rais mengungkapkan bahwa gerakan people power yang diinisiasinya adalah sah dan konstitutisional.
Amien Rais pun mengatakan kepada para intel di Solo bahwa ia membuat gerakan tersebut.
Hal itu ditanggapi Denny Siregar melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Siregar menyinggung usai Amien Rais yang menurutnya sudah tua tapi masih terus berpolitik.
Denny Siregar pun menyebut bahwa orang yang tua tapi masih berpolitik, akan tampak jadi halu.
"Inilah kalo udah tua masih berpolitik, jadi halu gini..," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Dennysiregar7, Selasa (13/6).
Sementara itu, diketahui bahwa dalam acara di Solo tersebut, bukan hanya Amien Rais yang hadir, namun dua pengacara penguggat ijazah asli Jokowi, Eggi Sudjana dan Ahmad Khozinuddin dan beberapa pembicara lainnya juga turut hadir.
Amien Rais kemudian menyinggung soal kemenangan Jokowi karena people power. Ia pun diketahui bahwa membawa buku terkait hal tersebut.
"Tidak ada sedikit pun untuk takut meledakkan people power, jadi kalau Jokowi menang karena people power, kenapa kita tidak boleh, people power itu sah menurut UUD dan konstitusi," tutur Amien Rais.
Amien Rais pun meminta Umat Islam tak perlu takut dan gerakan ini juga tidak mengarah pada aksi anarkisme, hanya seruan moral saja.
"Kita agendakan bagaimana menghilangkah penyakit takut, tapi kita tidak boleh grusa grusu. Kita perlu konektifitas dengan TNI, kepada Polisi mungkin tidak sepenuhnya. Jadi tolong kepada para intel, laporkan ke Pak Jokowi Insya allah akan menggelar people power, people power yang tidak usah meneteskan darah, ndak usah bakar-bakar ban, ndak usah melempar gedung pemerintah," jelasnya.
Selain itu, Amien Rais meminta Umat Islam dan rakyat bersama-sama serukan bahwa ayo Jokowi turun dari presiden.
"Semua turun, kita minta tolong Jokowi turun, anda tidak berfungsi sebagai presiden. saya ingatkan mengapa kita gak perlu takut," seru Amien Rais di kota yang berada di wilayah Wali Kota Gibran Rakabuming, putra sulung Jokowi.