‘Anies Resmi Dilantik Tanpa Wapres’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pilihan Rakyat pada Selasa (13/06/23).
Video ini berisi narasi seolah-olah Anies Baswedan telah terpilih menjadi Presiden RI namun dilantik secara tunggal tanpa adanya wakil presiden (wapres) disampingnya.
Video ini pun didukung dengan gambar Anies sedang berpegangan tangan dengan para elit PKS yang merupakan salah satu partai pendukung Anies yang tergabung dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan bersama Nasdem dan Demokrat.
Video itu pun disertai tulisan ‘‘Anies Resmi Dilantik Tanpa Wapres’. Sehingga menggiring opini pembaca agar percaya bahwa pelantikan Anies sudah dilakukan.
PENJELASAN
Untuk diketahui kebenarannya, hingga saat ini Anies Baswedan belum mengumumkan siapa bakal calon presiden (bacawapres) yang akan dipilih olehnya.
Melansir dari Warta Ekonomi, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi, pernah menyebut bahwa tiga nama kandidat cawapres Anies Baswedan masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Adapun kandidat tersebut meliputi sosok Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Anggota Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan; dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sedangkan untuk pelantikan presiden masih lama. Karena melansir dari website KPU, Pemilu mendatang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024.
Pemilu nanti akan memilih serentak Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD.
Di dalam video berdurasi 12 menit 5 detik itu juga tak berisi cuplikan pelantikan Anies sebagai presiden.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dari berita aslinya berjudul ‘Alasan PKS Pilih Anies jadi Bacapres 2024’
Berita ini diunggah oleh Rmol.id pada 23 Februari 2023 berisi tentang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melabuhkan pilihannya kepada Anies Baswedan untuk maju menjadi bakal calon presiden (Bacapres) 2024.
KESIMPULAN
Video ‘Anies Resmi Dilantik Tanpa Wapres’ yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.