Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memang sempat dijadwalkan menjalani pemanggilan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (16/6/2023) lalu.
Meski diperiksa, SYL bukan diduga melakukan korupsi pada dana pembuatan tower BTS. Melainkan kasus korupsi penyalahgunaan surat pertanggungjawaban (SPJ) keuangan negara.
Jadi SYL dan Johnny G Plate menghadapi kasus korupsi yang berbeda dan keduanya tidak berhubungan.
Melansir dari pernyataan Direktur Penyidikan KPK Komisaris Besar, Asep Guntur Rahayu, juga membenarkan kabar tersebut.
Dia juga mengaku KPK masih terus mengusut dugaan korupsi yang menyeret nama kader Partai NasDem dan pejabat Kementan lainnya berinisial KSD dan HTA.
Meski begitu, dalam pemanggilan perdananya oleh KPK, SYL mangkir. Alasannya adalah karena adanya pertemuan Menteri Pertanian di gelaran G20 di India.
Dan jika di video menyebutkan adanya elite Nasdem lain yang menjadi otak kasus korupsi BTS, video berdurasi 8 menit 4 detik itu tak memberikan informasi siapa elite Nasdem yang dimaksud.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan seorang pria berkepala botak mengenakan rompi pink sambil dikelilingi oleh anggota polisi hingga anggota KPK itu adalah manipulasi atau editan komputer.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita korupsi BTS.
Memang benar, lelaki berambut plontos di tumbnail tersebut bernama Haris Yasin Limpo, ia merupakan adik dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Haris adalah mantan direktur PDAM Kota Makassar dan rekannya Irawan Abadi (IA) sebagai Direktur Keuangan, menyandang status tersangka dalam kasus korupsi di lingkup PDAM Makassar yang merugikan keuangan negara hingga Rp 20 miliar.
Meski kakak-beradik kasus Haris tak ada hubungan dengan dugaan korupsi yang dilakukan kakaknya di lingkungan Kementan.
KESIMPULAN
Video ‘Otak Kasus Plate Ditangkap, Lagi-lagi Elite Nasdem, Syahrul Yasin Terlibat Kasus Korupsi BTS’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten hasil manipulasi.