Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Indonesia akan memiliki industri mobil listrik di tahun 2028.
Optimisme tersebut diungkap oleh Presiden Jokowi dalam acara yang digelar relawan Bara JP di Hotel Salak, Kota Bogor, Minggu (18/6/2023).
Itu karena, sumber bahan baku mineral di dalam negeri sehingga presiden pun meminta agar Indonesia tidak takut apabila digugat negara lain.
"Kita bayangin kita punya industri mobil listrik gede banget, itu kan baru digugat awal. Menyiapkan industri prekursor, industri ekspor, EV-nya, lithium baterainya, kan baru kita siapin. Mungkin selesai 2027, insya Allah 2028," ungkap Jokowi.
Seperti diketahui, Indonesia digugat Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel. Namun, pada Oktober 2022 lalu Indonesia telah dinyatakan kalah oleh WTO. Presiden pun meminta agar Indonesia terus melakukan banding.
Menanggapi hal tersebut, Andi mengaitkan dengan pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang yang akan menghasilkan pemimpin baru.
“Oktober 2024 sudah resmi ada presiden baru,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Senin (19/6/2023).
Ia meminta Presiden Jokowi untuk membandingkan masa pemerintahannya dengan masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sayangnya, sejarah justru akan memberikan catatan bahwa Presiden Jokowi merupakan pemimpin yang pintar omong kosong.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Argentina: Koreo 'Maju Tak Gentar' Membentang di Curva Nord
“Bapak bisa lihat perbandingan, bagusan mana 10 tahun masa sebelum bapak (era SBY), dgn 10 tahun Indonesia di pimpin Bapak, & masa 10 tahun era setelah bapak. Sejarah nanti akan mencatatnya. Pintar omong kosong.