"Sulit Ganjar itu bisa masuk dalam putaran kedua, justru sangat mungkin tersingkir dalam putaran pertama," ungkap akademisi ini.
Sementara itu, Puan Maharani sendiri mengatakan bahwa pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepatakan, namun paling keras adalah pertemuan ini diharapkan bukan menjadi pertemuan yang terakhir antara partainya dengan Partai Demokrat.
"Jadi ini mungkin pertemuan yang pertama tapi isyalah bukan pertemuan yang terakhir. Dan untuk bisa mencapai kesamaan itu tentu kita perlu waktu untuk sering-sering ketemu, supaya bisa ngobrol-ngobrol hal-hal yang memang diinginkan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Puan berharap pemilu berjalan dengan damai lewat kesepakatan yang akan membuktikan bahwa pesta demokrasi adalah pestanya rakyat.
"Kami berharap pemilu ke depan itu adalah pemilu yang damai, pemilu yang gembira, pemilu yang bisa membuktikan bahwa pesta demokrasi rakyat itu adalah pestanya seluruh rakyat Indonesia," jelas Puan.