Kritik Mimpi Jokowi, Rizal Ramli: IKN Proyek Gagal, Ujungnya Nanti Macam Kereta Cepat

Suara Liberte

Selasa, 20 Juni 2023 | 13:40 WIB
Kritik Mimpi Jokowi, Rizal Ramli: IKN Proyek Gagal, Ujungnya Nanti Macam Kereta Cepat
Rizal Ramli (Twitter)

Ekonom Senior, Rizal Ramli kembali memberikan kritikan menohok soal pembangunan proyek dari IKN Nusantara. Ia menyebut proyek tersebut adalah proyek gagal.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena tak adanya perencanaan yang matang bahkan terkesan buru-buru untuk segera diselesaikan demi kepentingan politis.

Dirinya mengatakan proyek ini kemungkinan besar akan berakhir seperti kereta cepat yang biaya pembangunannya terus naik hingga delay. Ia meminta hal ini disadari oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

"Pak Jokowi, ini proyek gagal tanpa perencanaan yang matang, seolah-olah dari swasta, buntutnya nanti kayak kereta api cepat," ungkapnya dalam sebuah video dalam Youtube Medcom Id, dikutip Suara Liberte, Selasa (20/6/2023).

Mantan menteri ini mengatakan sebaiknya proyek tersebut dibatalkan, caranya dengan menggunakan perppu yang bisa diterbitkan oleh presiden selanjutnya di 2024.

Sementara itu, anggaran yang sebelumnya dialokasi untuk hal tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan potensi setiap daerah untuk menjadi lebih maksimal.

"Pak Jokowi berhenti jadi presiden, kita batalkan ibu kota baru ini, dengan perppu aja, cukup. Yang ada ya kita manfaatkan semaksimal mungkin, tapi kita ubah dengan adanya Undang-Undang Alokasi Umum dan Alokasi Khusus," tuturnya.

Dengan hal ini, pemerataan pembangunan akan lebih cepat terlaksana tanpa menunggu suksesnya mimpi yang dimiliki oleh Jokowi.

baca juga

"Sehingga daerah-daerah bisa berkembang lebih hebat, lebih cepat dari mimpi asal-asalan, mimpi ngelindurnya Pak Jokowi," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sendiri telah membuka alasannya mengapa dirinya berani mengambil langkah untuk menghadirkan pembangunan dari Ibu Kota Nusantara (IKN)

Dirinya mengungkapkan bahwa alasan utama dari ambisi tersebut adalah pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun pembangunan.

"Semuanya ada di Jawa, 58 persen (PDB ekonomi), dan 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa. Betapa sangat padatnya Pulau Jawa sehingga memerlukan yang namanya pemerataan pembangunan tidak Jawasentris tapi Indonesiasentris," ujarnya, Rabu (22/2/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Joko Widodo Kurban Satu Ekor Sapi Limousin Berat 1,2 Ton di Kabupaten Bone

Presiden Joko Widodo Kurban Satu Ekor Sapi Limousin Berat 1,2 Ton di Kabupaten Bone

Sulsel | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:33 WIB

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Habisi Surya Paloh di Depan Umum, Karena Ini

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Habisi Surya Paloh di Depan Umum, Karena Ini

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:19 WIB

CEK FAKTA: Amien Rais Dihukum 15 Tahun Penjara Karena Hina Presiden Jokowi

CEK FAKTA: Amien Rais Dihukum 15 Tahun Penjara Karena Hina Presiden Jokowi

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:26 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×