Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Jansen Sitindaon menceritakan pengalaman buruk kehilangan ponsel setelah dicopet usai menyaksikan pertandingan sepak bola Indonesia kontra Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/6/2023).
"Ternyata di GBK semalam masih ada maling. Walau atas kejadian ini ada juga sisi salahnya dalam diri saya krn kurang hati-hati dan mawas," kata Jansen dalam akun Twitter pribadinya, @jansen_jsp.
Jansen bercerita, ia kehilangan seunit ponsel Samsung Note. Prosesnya diduga ritsleting tasnya dibuka orang tak dikenal ketika berdesak-desakan di tengah keramaian para pencinta sepak bola Tanah Air di SUGBK.
"Saya punya HP Samsung Note yg biasa saya pakai utk melakukan zoom mendesak ketika dijalan (jadi ini bukan HP utama saya), yg saya taruh didalam tas ransel hitam seperti dalam gambar. Ternyata ditengah dempet-dempetan dan keramaian GBK semalam, resleting tas saya dibuka dari belakang —tanpa saya sadari— dan HP didalamnya diambil," tuturnya.
Wasekjen Demokrat mengaku bahwa insiden itu adalah kesalahan pribadinya sehingga membuka peluang pada pencopet melakukan aksi jahatnya.
"Kesalahan saya adalah: tas ransel ini saya hadapkan kebelakang. Sehingga tidak bisa saya kontrol dan lihat ketika dibuka. Termasuk ketika HP-nya diambil," tambah Jansen.
Jansen, dalam postingannya, mengultimatum pencuri ponsel itu. Alih-alih menyumpahi yang jelek-jelek, elite Demokrat itu justru mendoakannya agar keberkahan menyertai sang pencopet.
"Utk orang yg mengambil HP saya ini, nikmatilah barang itu kawan, semoga menjadi berkah utk kamu. Saya sudah rela. Namun jika kamu ingin mengembalikan HP itu tolong hubungi saya di seluruh medsos yg saya punya. DM saya. Akan saya ganti seharga HP itu jika kamu butuh uang," tegasnya, dalam cuitan Twitternya.
Baca Juga: Megawati Lulus Ujian Politik Jika Masuk ke Barisan Anies: dalam Politik Bisa Aja