Tim Angkat Besi Indonesia berhasil membawa pulang sembilan medali emas dan satu perak dari ajang 2023 Grand Prix IWF Seri 1 di Pabexpo Ezhibition Complex, Havana, Kuba. Sekjen Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(PB PABSI), Djoko Pramono, mengatakan raihan itu berasal dari tiga lifter.
Adapun Indonesia memberangkatkan 10 lifter. Lifter Eko Yuli Irawan meraih tiga emas di kelas 67 kg. Dia mengatakan hanya melakukan penyegaran ketika tampil di Kuba. “Sebenarnya spesialisasi saya di Olimpiade nanti kelas 61 kg. Kebetulan saya berada di peringkat kedua dalam daftar IWF di kelas 61 kg. Mudah-mudahan tiket Olimpiade bisa saya raih,” ujarnya, Selasa (20/6).
Di kejuaraan itu, Eko Yuli Irawan mengawali angkatan snatch 137 kg. Di angkatan kedua, menjadi 141 kg. Lalu kesempatan ketiga dia juga menambah berat menjadi 145 kg, angkatan tertinggi. Kemudian di angkatan clean and jerk, lifter asal Jawa Timur yang baru saja meraih emas di ajang SEA Games Kamboja 2023 itu, tiga angkatan dilaluinya tanpa kegagalan.
Dia juga berhasil meraih emas kedua dengan angkatan tertinggi 176 kg. Emas ketiga Eko Yuli Irawan diraih dari total angkatan seberat 321 kg. Di kelas ini, Eko berhasil mengungguli lifter Kolombia, Mosquera Valencia, dengan beban 10 kg (136 kg, 175 kg, dan 311 kg) yang meraih perak dan peraih perunggu lifter Italia, Sergio Massida (135 kg,165 kg, 300 kg).
Rekan senegaranya, Muhammad Yasin, mengangkat snatch 127 kg, clean and jerk seberat 162 kg, serta total angkatan 289 kg. Satu emas juga berhasil dipersembahkan lifter asal Banten, Rizki Juniansyah kelas 73 kg putra, jenis angkatan snatch 151 kg, namun gagal di percobaan 158 kg. Tiga emas juga berhasil l diraih lifter Rahmat Erwin Abdullah di kelas 81 kg dan lifter Ricko Saputra yang tampil di kelas 61 kg meraih 2 emas 1 perak.