Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo yang mendapat kritik dari warganet soal dirinya yang menelepon Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono dan Sekda DKI Joko Agus Setyono saat tengah blusukan di Pasar Anyar Bahari, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (24/6/2023).
Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones menyinggung Ganjar Pranowo yang heran karena di-bully setelah menyambungkan keluhan pedagang pasar ke pimpinan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.
Eko Jhones pun menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo justru cuek saat menghadapi keluhan warga Jawa Tengah.
"Loh ndak cerdas mas. Anda keluhan warga Jateng aja cuek tuh denger suarawarga wadas yang sampai sekarang masih perjuangkan nasibnya. Warga provinsi lain anda urusin warga sendiri gak anda urusin," ungkap Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Selasa (27/6).
"Beresin saja Jateng sampai tuntas, ngurus Jateng aja gak becus!," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa pada saat memasuki permukiman penduduk DKI Jakarta, Ganjar menerima banyak keluhan dari warga, termasuk salah satunya soal banjir yang menjadi masalah utama.
Mulanya, salah seorang warga tiba-tiba mendatangi Ganjar Pranowo dan mengeluhkan beberapa hal yang menjadi persoalan di sekitar lingkungannya. Warga meminta Ganjar ketika jadi presiden membenahi kawasan tersebut agar terbebas dari banjir.
"Pak, tolong nanti kalau Bapak jadi presiden, bisa dibenahi wilayah ini, biar enggak banjir. Soalnya hujan sebentar saja pasti banjir," kata salah seorang warga tersebut di lokasi, Minggu (25/6/2023).
Warga tersebut juga mengungkapkan inginnya untuk dibuatkan penampungan air atau embung jika nantinya Ganjar Pranowo terpilih menjadi presiden. "Mohon perhatian atau solusi nya untuk mengurangi banjir ini, mudah-mudahan bisa dibuatkan apa embung, untuk menampung air," katanya. Sontak, Ganjar merespons soal aduan tersebut. Untuk langkah awal, kata Ganjar, dirinya akan segera menghubungi pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Oh, embung ya, untuk menampung air ya baik. Yang banjir nanti aku ngomong sama Pemprov DKI," ucap Ganjar.
Di samping itu, terkait sikapnya itu terkait keluhan warga, Ganjar Pranowo heran karena di-bully setelah menyambungkan keluhan pedagang pasar ke pimpinan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.
Pernyataan ini Ganjar sampaikan setelah blusukan ke dalam gang-gang kecil dan lembab di RW 05 Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (24/6/2023).
Diketahui, pada Sabtu (24/6/2023), di sela-sela blusukan ke Pasar Bahari, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ganjar menelepon Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi dan Sekda Pemprov DKI Joko Agus Setyo.
"Karena kemarin saya datang ke salah satu pasar saya telepon Pak (Pj) Gubernur DKI, saya telepon Pak Sekda DKI yang kebetulan dua-duanya saya kenal, terus di-upload, kok di-bully ya?," ujar Ganjar merasa heran.
Ganjar merasa heran.