‘STANDART JIS ADALAH KELEBIHAN BAYAR PPATK TEMUKAN BANYAK BUKTI UANG YANG DI RAMPOK’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pilihan Rakyat pada Kamis (06/07/23).
Video ini berisi narasi seolah-olah Presiden Jokowi beserta Menteri BUMN dan PUPR akan menggusur Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun pada masa pemerintahan Anies Baswedan.
Ini karena JIS dinilai tidak bisa memenuhi standar FIFA sebagai stadion sehingga proyek Anies ini gagal.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail dimana Presiden Jokowi beserta Menteri BUMN dan PUPR mendatangi JIS dengan membawa alat berat seperti akan menggusur stadion tersebut.
PENJELASAN:
Melansir dari Suara.com, renovasi Jakarta International Stadium (JIS) untuk Piala Dunia U-17 tidak hanya sebatas di dalam stadion saja. Ada fasilitas umum yang juga akan dibangun. Bahkan ada stasiun KRL baru di dekatnya.
Hal itu pun sudah dibeberkan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Bahkan renovasi JIS ditarget rampung sebelum Oktober 2023 atau 3 bulan kedepan. JIS dipersiapkan menjadi salah satu lokasi Piala Dunia U-17.
Untuk teknis perbaikan rumput di lapangan, Heru menyebutkan, tidak mengetahui teknis perbaikannya.
Selain itu masih ada pekerjaan kereta api dan penambahan satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperkirakan perbaikan rumput satu lapangan utama JIS menghabiskan biaya sekitar Rp6 miliar.
Jadi Presiden Jokowi beserta Menteri BUMN dan PUPR tak akan menggusur JIS melainkan merenovasinya hingga memenuhi standar FIFA.
KESIMPULAN
Video ‘STANDART JIS ADALAH KELEBIHAN BAYAR PPATK TEMUKAN BANYAK BUKTI UANG YANG DI RAMPOK’ yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax.