Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menyoroti langkah sejuk nan mendamaikan situasi yang baru-baru ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut baru-baru ini ternyata menyempatkan diri dalam kesibukannya untuk menjenguk ulama yang tengah sakit yakni Emha Ainun Najib (Cak Nun).
Meski peristiwa tersebut berlangsung tak lebih dari lima belas menit, akademisi ini membaca adanya sesuatu yang spesial dari bagaimana cara jenguk tersebut dilakukan oleh Presiden Jokowi.
"Salut untuk Jokowi yang datang menjenguk Cak Nun. Dan yang lebih terhormat lagi adalah Presiden datang tanpa kamera. Tidak ada postingan di kamar pasien," ungkapnya melalui akun medsos pribadinya, dikutip Selasa (11/7).
Tak adanya kamera maupun media yang diperbolehkan untuk meliput hingga masuk kamar tempat dirawatnya tokoh budayawan tersebut menurutnya adalah tanda bagaimana presiden begitu menghargai Cak Nun.
Saidiman mengatakan, Jokowi telah memberikan penghargaan tertingginya kepada sosok yang pernah mengkritiknya tersebut tak hanya dengan membesuk, tetapi juga merahasiakan mayoritas peristiwa tersebut ke publik.
"Gambar kunjungan Jokowi diambil orang lain dari jarak jauh. Ini menunjukkan penghargaan yang tinggi Jokowi pada Cak Nun," tegasnya.