Panglima Tentara Nasional Indonesi (TNI) Laksamana Yudo Margono mengupayakan negosiasi damai antara pemerintah dengan penyandera pilot Susi Air Philip Mark Merthens.
"Yang jelas tetap mengupayakan negosiasi damai karena kita tidak mau jatuh korban di pihak masyarakat," kata Yudo dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Kamis (13/7/2023).
Panglima mengaku tidak mengetahui asal-usul isu permintaan uang tebusan untuk pembebasan pilot itu.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya pun membantah kabar tersebut.
Yudo mengatakan, pihaknya terus memantau proses negosiasi damai yang dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Nduga dengan kelokpok kriminal yang menyandera Philip Mark Mehrtens.
Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) berharap pemberitaan media tidak membesar-besarkan hal sensitif karena dapat menghambat proses negosiasi tersebut.