Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dinilai memiliki karakter yang sama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik pertahanan Kusnanto Anggoro. Ia menilai bahwa salah satu keunggulan bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo adalah memiliki karakter seperti Jokowi.
"Menurut saya, keunggulan Ganjar lebih karakternya yang hampir mendekati Presiden Jokowi," kata Kusnanto di Jakarta, Sabtu (15/7/2023) malam.
Adapun terkait hal tersebut, warganet di media sosial Twitter kerap menyorotinya. Salah satunya yakni akun @Toto_1945. Akun tersebut mengherankan hal tersebut apakah kelebihan atau justru kekurangan bagi Ganjar Pranowo.
"Itu kelebihan apa kekurangan ya....," ujar akun Twitter @Toto_1945 dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya, Senin (17/7).
Sementara itu, dilansir dari salah satu stasiun TV swasta, pengamat politik Kusnanto juga mengatakan kelebihan Ganjar Pranowo adalah memiliki pengalaman sebagai politisi saat bekerja di DPR dan kepala daerah.
"Meski Anies juga berangkat dari latar yang sama, tetapi hasil survei dari kalangan kritis kampus ini memperlihatkan realitas yang berbeda. Begitu pula Prabowo Subianto yang bisa dipahami oleh sebab pengalamannya belum begitu teruji sebagai kepala daerah," ujarnya.
Kendati demikian, kondisi ini masih sangat dinamis dan selisihnya juga diperkirakan tak berbeda jauh dengan survei-survei lainnya.
"Tetapi, hal menarik adalah indikator yang disajikan oleh LPI berbeda dengan riset mengenai preferensi dukungan dari lembaga survei lainnya," tutur Kusnanto.
Selain itu, Dewan Pakar The Habibie Center Indria Samego melihat elektabilitas para capres masih dinamis dan belum ada kepastian. Hanya saja Indria berharap siapa pun yang terpilih harus melanjutkan pembangunan era Jokowi dan melakukan perbaikan sehingga tidak perlu melakukan dikotomi antara diksi keberlanjutan dan perbaikan.
"Siapa pun terpilih, secara demokratis bisa diterima dan secara politis tidak ada pihak yang terlalu dirugikan. Yang terpenting, di dalamnya harus ada kelanjutan dan perbaikan," pungkas Indria.
Untuk diketahui, survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menunjukkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menjadi capres ideal versi milenial kampus.
Ganjar mengungguli dua pesaingnya, yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres Anies Baswedan.
"Dari semua indikator yang diukur, Ganjar unggul dengan angka 36,18 persen, Prabowo Subianto mendapat nilai 33,75 persen, dan Anis Baswedan mendapat nilai 30,07 persen," ujar Direktur LPI Boni Hargens.