Kemeja Ganjar Pranowo terus menjadi sorotan, warna hitam putih dengan motif garis-garis menjadi perhatian hingga menghasilkan sejumlah kelakar elemen masyarakat termasuk politikus di Indonesia.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) misalnya yang menilai bahwa desain kemeja tersebut kurang cerah. Netizen beberapa sensi dengan tanggapan tersebut. Namun Kelakar ini juga ditanggapi balik oleh sejumlah pihak dengan kelakar yang tak kalah lucunya, misalnya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Partai anak muda tersebut mengatakan bahwa desain hitam putih sudah pas karena tak mungkin jagoan mereka mengenakan baju warna oranye. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP PSI, Sigit Widodo.
"Tapi kan enggak mungkin pakai oranye, Pak @MardaniAliSera," tegas dari politikus ini dibarengi dengan emoji senyuman lewat media sosialnya, Kamis (20/7).
Hal ini mengingatkan kembali bagaimana sosok dari Ganjar. Ia diketahui mengaku pernah menolak uang suapan dalam kasus besar terkait dengan korupsi, yakni soal E-KTP.
Pengakuan bakal calon presiden tersebut diperkuat dengan tanggapan dari Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Ia menyebut tidak ada bukti pejabat negara tersebut terlibat kasus dalam korupsi e-KTP.
"Kasus e-KTP misalnya, kan sering pak Ganjar disebut tuh di kasus itu. Saya berani berbicara, bahwa memang pemenuhan alat buktinya (keterlibatan Ganjar) belum masuk standar pembuktian. Kenapa saya bilang begitu, penyidiknya dulu saya kok. Jadi saya yang lebih tahu," kata Novel.