liberte

Tanggapan Santai Soal Keputusan Ganjar Copot Kepsek SMK N 1 Sale yang Disesalkan PGRI Jateng: Namanya Juga Lagi Kampanye

Suara Liberte Suara.Com
Kamis, 20 Juli 2023 | 15:43 WIB
Tanggapan Santai Soal Keputusan Ganjar Copot Kepsek SMK N 1 Sale yang Disesalkan PGRI Jateng: Namanya Juga Lagi Kampanye
Tanggapan Santai Soal Keputusan Ganjar Copot Kepsek SMK N 1 Sale yang Disesalkan PGRI Jateng: Namanya Juga Lagi Kampanye (Suara.com/Rakha)

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ), Andi Sinulingga, mengomentari perihal keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencopot Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Sale Rembang.

 Seolah memaklumi, Andi mengatakan bahwa Ganjar tengah melakukan kampanye politik sehingga mengambil keputusan tersebut.

Ia meyakini tujuan Ganjar mencopot Kepsek SMK Negeri 1 Sale Rembang begitu mendegar pengakuan siswa soal dugaan pungutan liar (pungli) bertujuan untuk mendapatkan simpati publik.

“Namanya juga lagi kampanye politik, tentu maksudnya untuk dapat simpati publik, biar di bilang tegas dan seterusnya, maka di copotlah kepala sekolah itu,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Kamis (20/7/2023).

Loyalis Anies Baswedan ini kemudian mengatakan bahwa publik sebenarnya sudah cukup paham dengan pola-pola kampanye semacam itu.

“Publik dah cukup paham dengan pola-pola begituan. Belah bambu, injak satu di bawah, angkat diri ke atas,” sambung Andi.

Diketahui sebelumnya sempat viral pengakuan siswi SMK Negeri 1 Sale Rembang dipungut biaya berkedok infaq di depan Ganjar.

Mengetahui hal tersebut, Ganjar langsung memutuskan untuk mencopot Kepala SMK Negeri 1 Sale Rembang karena telah melakukan pungutan liar atau pungli.

Namun, baru-baru ini Ketua PGRI Jateng Muhdi menilai tindakan Ganjar tersebut terlalu terburu-buru. Menurutnya, seharusnya Ganjar meminta klarifikasi Kepala SMK Negeri 1 Sale Rembang terlebih dahulu sebelum memutuskan mencopotnya.

Baca Juga: Alasan Sakit Gigit, Terdakwa Kasus Korupsi BTS 4G Irwan Hermawan Minta Izin Berobat ke Hakim

“Menyesal atas keputusan yang sering saya sampaikan tergesa-gesa tanpa proses yang cukup. Mungkin sudah dilakukan proses, tapi tanpa dilakukan proses yang cukup, sehingga diperoleh keadilan bagi semua. Saat ini cenderung menjadi meresahkan dan membuat suasana penyelenggaraan pendidikan di sekolah ini, terutama mulai SD, SMP, SMK, bahkan di madrasah juga,” kata Muhdi, dikutip dari Kompas TV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI