Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyoroti Ketua KPK Firli Bahuri yang mengaku sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pelaku korupsi saat menjabat Deputi Penindakan KPK.
Hal itu ditanggapi Novel Baswedan dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Novel Baswedan mengherankan pernyataan Firli Bahuri itu ialah framing ataupun berbohong.
Novel Baswedan bahkan mengungkapkan yang terjadi saat Firli Bahuri menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.
"Firli ini framing atau bohong ya? Saat Firli sebagai Deputi Penindakan memang banyak OTT, tapi itu karena pungguwa2 OTT masih di KPK, seperti 'Raja OTT' dan sebagainya," ungkap Novel Baswedan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @nazaqistsha, Jumat (21/7).
Lebih lanjut, Novel Baswedan membongkar bahwa peran Firli Bahuri justru terkait dengan banyak kebocoran OTT. Hal itu, kata Novel Baswedan membuat Firli Bahuri justru diperiksa.
"Justru peran Firli terkait dengan banyak kebocoran OTT, sehingga yang bersangkutan diperiksa karena perbuatan-perbuatan itu. Bisa aja Firli ini..," tandasnya.
Sementara itu, dilansir dari Kompas, Firli Bahuri mengatakan, saat ia menjabat Deputi Penindakan KPK, lembaga antirasuah tersebut mencatat rekor tertinggi OTT.