Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 19:02 WIB
Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer
Eva Meliani Boru Pasaribu, anak dari jurnalis Tribrata TV almarhum Rico Sempurna Pasaribu. (bidik layar video DPR RI)
  • Eva Pasaribu mengadu ke Komisi XIII DPR RI pada Senin (9/2/2026) mengenai ketimpangan perlakuan hukum.
  • Tragedi pembunuhan keluarga jurnalis Rico Pasaribu terjadi pada 27 Juni 2024 di Kabanjahe, Sumatera Utara.
  • Tiga terdakwa sipil kasus pembunuhan tersebut telah divonis hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Tinggi Medan.

Suara.com - Eva Meliani Boru Pasaribu, anak dari jurnalis Tribrata TV almarhum Rico Sempurna Pasaribu, mendatangi Komisi XIII DPR RI untuk mengadukan kasus pembunuhan keji yang menimpa keluarganya.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XIII DPR RI yang digelar pada Senin (9/2/2026).

Eva secara khusus menyoroti adanya ketimpangan perlakuan hukum antara pelaku dari kalangan sipil dan personel militer.

Ia menyampaikan, bahwa dirinya merasakan hambatan besar dalam memperjuangkan hak konstitusional untuk memperoleh keadilan dan kepastian hukum.

Ia menilai terdapat perbedaan perlakuan yang mencolok ketika sebuah kasus diduga melibatkan oknum dari institusi militer.

"Saya sebagai korban merasa seolah berhadapan dengan tembok tebal ketika mencari keadilan, bukan karena kurangnya bukti, melainkan karena identitas institusional dari pihak yang diduga terlibat," ujar Eva di hadapan anggota Komisi XIII DPR RI.

Lebih lanjut, Eva berharap para anggota dewan dapat menjadikan pengalaman pahit keluarganya sebagai bahan evaluasi. Ia menekankan bahwa perbedaan sistem hukum berdasarkan status keanggotaan institusi telah melahirkan ketidakadilan substantif bagi rakyat sipil.

"Saya memohon agar DPR mempertimbangkan bahwa setiap orang tanpa terkecuali harus berada pada posisi setara di hadapan hukum, dan proses terhadap anggota TNI yang diduga melakukan tindak pidana terhadap warga sipil seharusnya tidak berdiri di luar mekanisme yang dapat diawasi secara publik," tegasnya.

Kasus yang menimpa keluarga Rico Sempurna Pasaribu terjadi pada 27 Juni 2024 di Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara. Rico bersama istri, anak, dan cucunya tewas mengenaskan setelah rumah mereka dibakar oleh para pelaku.

Tragedi ini menjadi perhatian nasional karena diduga kuat berkaitan dengan aktivitas jurnalistik Rico yang gencar memberitakan persoalan perjudian di wilayah tersebut.

Sejauh ini, proses hukum terhadap pelaku sipil telah berjalan di meja hijau. Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe sebelumnya menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Bebas Ginting dan Yunus Tarigan, serta 20 tahun penjara bagi Rudi Sembiring.

Namun, berdasarkan putusan banding di Pengadilan Tinggi (PT) Medan pada September 2025, hukuman terhadap Rudi Sembiring resmi diperberat menjadi pidana penjara seumur hidup.

Dengan hasil tersebut, ketiga terdakwa sipil dalam kasus pembakaran rumah jurnalis Rico Sempurna Pasaribu kini mendekam di penjara dengan hukuman seumur hidup.

Melalui pengaduannya ke DPR, Eva berharap adanya transparansi dan kesetaraan hukum yang menyeluruh, termasuk pengusutan tuntas terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perencanaan pembunuhan keluarganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang

Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 23:50 WIB

Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun

Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:42 WIB

Komidi Putar 1975

Komidi Putar 1975

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:10 WIB

Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana

Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana

News | Senin, 02 Februari 2026 | 22:10 WIB

Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul

Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:08 WIB

Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC

Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:11 WIB

Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat

Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB