liberte

Fenomena Ganjar 'Dicuekin' Kader PDIP Sendiri, Pengamat Politik: Memang Ada Problem Internal

Suara Liberte Suara.Com
Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:55 WIB
Fenomena Ganjar 'Dicuekin' Kader PDIP Sendiri, Pengamat Politik: Memang Ada Problem Internal
Kemeja Aja Hasil Desain Jokowi, Kualitas Ganjar Pranowo Dikuliti: Dia Tak Punya Nilai Jual (Suara.com/Rakha)

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo seperti ditinggal kader senior partai usai adanya pertemuan dengan Prabowo Subianto.

Setidaknya ada dua kader PDIP merapat ke Ketua Umum Partai Gerindra itu sehingga mereka menggambarkan bahwa ada problem di internal partai.

"Soal Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko itu sebetulnya memang ada problem di partai tersendiri," kata Pangi dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Jumat (21/7/2023).

Pangi menilai, fenomena tersebut akan membuat masyrakat ragu soal loyalitas dan dukungan terhadap Ganjar.

"Ada kondisi menurut saya cukup mengagetkan dan membuat kita agak meragukan soal loyalitas dan soliditas untuk mendukung Mas Ganjar," ujar Pangi, menambahkan.

Sebelumnya dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep pernah dipanggil oleh PDIP karena dinilai tak patuh dengan keputusan partai.

"Saya pikir kok semakin dipanggil-panggil itu dulu Kaesang, Gibran, kemudian pernah Effendi Simbolon sekarang Budiman Sudjatmiko," imbuhnya.

Dalam kesimpulannya, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research Consulting menganalisis saat ini partai politik (parpol) modern tidak berlandaskan pada center of candidate.

"Kok semakin tidak loyal, saya percaya betul bahwa partai modern Itu adalah partai yang sebetulnya tidak tergantung kepada center of candidate," sambung Pangi.

Baca Juga: CEK FAKTA: Langsung Dijemput Paksa, Ngabalin Ditangkap Densus 88 Karena Terbukti Jadi Bekingan Panji Gumilang

Namun demikian, Pangi menyebut parpol tetap mengedepankan loyalitas kepada partainya sehingga potensi internal terpecah belah hilang.

"Institusi kelembagaan partai politik itu kan loyalitas melebihi dari semua itu, tidak ada di atas loyalitas. Maka oleh karena itu memang tidak boleh ada loyalitas ganda apalagi di kader partai sendiri terpecah terbelah," jelasnya.

PDIP juga harus bertindak tegas untuk memberikan sanksi tegas kepada kader yang terindikasi tak patuh pada keputusan partai.

"Karena itu memang harus ada langkah-langkah yang perlu dilakukan apakah memang sanksi yang cukup keras, tegas yang untuk diberhentikan atau dipecat di partai," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI