Generasi Z, milenial, dan baby boomers cenderung memilih Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) di pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang, kata pengamat politik Burhanudin Muhtadi.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu mengatakan bahwa Prabowo mengungguli dua capres lainnya di segmen pemilih tersebut.
"Prabowo unggul pada basis gen z dan baby boomers," kata Burhanudin dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Senin (24/7/2023).
Namun begitu, Prabowo masih bersaing ketat dengan Ganjar mendapatkan basis pemilih generasi milenial.
Dalam penilaiannya, tingginya angka elektabilitas Prabowo memang tidak terlepas dari adanya isyarat dukungan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.
Isyarat dukungan tersebut, lanjut Burhanudin, memberikan dampak elektoral yang nyata bagi menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi itu.
“Jadi selama ini ada yang mengatakan Pak Prabowo elektabilitasnya meningkat karena Jokowi endorsement, kalau kita lihat memang ada buktinya,” ujar dia.
Adanya isyarat dukungan dari Presiden Jokowi itu membuat elektabilitas Prabowo semakin kokoh. Hal itu terekam dalam survei teranyar yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia dalam skema tiga nama di berbagai kelompok generasi.
Pada simulasi pilihan tiga nama Capres menurut kelompok generasi, Prabowo berhasil unggul dari Ganjar dan Anies Baswedan.
Temuan survei Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023 itu, kian mengukuhkan Prabowo sebagai capres yang paling banyak didukung oleh pemilih muda.
Di klaster usia kurang dari 26 tahun atau generasi z, Prabowo berhasil mendapatkan dukungan suara sebesar 40,5 persen. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan dukungan kepada Ganjar yang hanya mencapai 35,5 persen serta Anies yang mendapat suara sebesar 22,0 persen.
Kemudian, pada kelompok usia 27- 42 tahun atau millennials, Prabowo kembali menempati peringkat pertama dengan total elektabilitas 37,1 persen. Diikuti oleh Ganjar yang mendapatkan suara sebesar 34,8 persen dan Anies yang hanya meraup suara sebesar 21,9 persen.
Sementara itu, pada pemilih dengan kelompok usia 59-79 tahun atau baby boomers, Prabowo berhasil unggul dari Ganjar dan juga Anies.
Prabowo berhasil mendapatkan suara sebesar 41,3 persen, lalu Ganjar yang menempati peringkat kedua dengan raihan suara mencapai 31,3 persen dan Anies yang hanya mampu meraup dukungan sebesar 14,2 persen.
Kedekatan Prabowo dengan generasi z dan milenial memang tercermin dari transformasi sikapnya kepada semua kalangan.