Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti terkait pergantian direksi Pertamina. Nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun disebut menjadi salah satu kandidat untuk menggantikan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyebut bahwa hal itu baru sebatas isu, tapi justru banyak pihak yang heboh.
"Ahok jadi Dirut Pertamina baru sebatas isu, tetapi sudah banyak pihak yang hebohnya luar biasa. Berdalih 'perasaan kelompok tertentu' entah siapa maksudnya," ujar Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (25/7).
Lebih lanjut, Jhon Sitorus menegaskan bahwa jika memang Ahok yang jadi Dirut Pertamina, sudah dipastikan 'tikus-tikus' terkait minyak ilegal bakal dibakar habis.
"Yang jelas, jika Ahok jadi Dirut Pertamina, tikus-tikus yang punya ladang basah minyak ilegal bakal dibakar habis," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengisyaratkan terkait pergantian direksi Pertamina itu. Nama Ahok pun disebutkan Erick Thohir, jadi salah satu pertimbangannya.
"(Kandidat penggantinya) Nggak pak Ahok aja, ada nama direksi lain, ya tapi namanya (Ahok) ada jadi salah satu pertimbangan," kata Erick Thohir, dikutip Replubika, di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Sabtu (22/7) saat mengikuti seleksi tim U-17 .
Ia mengisyaratkan pergantian direksi BUMN tidak hanya akan terjadi di Pertamina. Menurut Erick Thohir, ini sebagai imbas dari pergantian Wakil Menteri BUMN beberapa waktu lalu.
Erick Thohir mengatakan Wamen II, Rosan Roeslani yang baru diangkat akan membawahi sektor BUMN energi sehingga diberi kesempatan review kinerja perusahaan di bawah klaster yang diampunya. Begitu juga dengan Wamen I Kartika Wirjoatmodjo yang akan review BUMN keuangan, telco, dan lainnya.
"Setiap Wamen saya beri kesempatan untuk melakukan review (direksi BUMN), mulai Senin depan sudah akan dipanggil, saya juga akan panggil," katanya.
Menurutnya, perubahan-perubahan di organisasi dan perusahaan BUMN ini belum jadi keputusan. Kementerian sedang melakukan review untuk memilih talenta terbaik yang akan menduduki posisi-posisi direksi.
"Kita sedang review mana yang terbaik, bukan berarti hari ini atau besok diganti, jangan percaya rumor dulu," kata dia.
Ia juga belum mengonfirmasi saat ditanya kemungkinan pengumuman pergantian direksi BUMN akan dilakukan pekan depan.