Pernikahan Dewi Yull dengan Ray Sahetapy pada tahun 1981 silam memang menuai pro kontra dari pihak keluarga. Pasalnya, banyak yang tidak memberi restu atas pernikahan tersebut.
Hal itu karena Dewi Yull dan Ray Sahetapy memiliki agama yang berbeda. Meski begitu, mereka tetap nekat melanjutkan hubungannya ke jenjang yang serius walau tanpa mengantongi restu keluarga.
Dari pernikahan itu, Dewi Yull dan Ray Sahetapy dikaruniai 4 orang anak. Sayangnya, dua di antara anaknya divonis sebagai penyandang disabilitas.
Sejak saat itulah, hidup Dewi Yull dicerca habis-habisan. Ujian yang menimpanya itu pun dituding sebagai kutukan oleh keluarga besar.
"Mulai deh tuh kan, karena aku tidak disetujui (menikah) , mulailah itu kutukan, karena itu tidak direstui orang tua," kata Dewi Yull, dikutip dari YouTube Melaney Ricardo pada Rabu (26/7).
Ia pun membeberkan bahwa saat itu dirinya sebenarnya sudah mendapat restu dari sang ibu. Hanya saja, restu itu tetap tak diterima dari sang ayah dan kerabat terdekatnya.
"Padahal ibuku merestui sebelum meninggal, tapi ayahku nggak merestui, keluarga besarku nggak, dengan segala macam alasan," ungkapnya.
Perempuan berusia 62 tahun itu pun menyebut bahwa saat menikah, ia dan Ray Sahetapy sudah satu agama. Hanya saja karena satu dan lain hal persoalan agama itu tidak bisa ia beberkan.
"Padahal pada saat itu ayahnya anak-anak sudah satu iman sama aku, tapi tidak boleh dipublikasi, demi menjaga semua," ujarnya.
Baca Juga: Lama Tutup Mulut, Aurel Hermansyah Bongkar Cerita Perseteruannya dengan Krisdayanti
Terlepas dari itu, hubungan pernikahannya dengan Ray Sahetapy kandas pada 2004 setelah mereka membina rumah tangga selama berpuluh-puluh tahun. Dewi Yull pun telah menikah kembali dengan Srikaton sejak 2008 lalu.