"Ini memalukan. Pimpinan KPK harus bertanggung jawab. Penyelidik dan penyidik KPK bekerja untuk dan atas nama pimpinan KPK. Semua proses pasti diketahui oleh pimpinan dan struktural KPK," jelas Novel Baswedan dikutip dari CNN.
Terpisah, dari cuitan di akun Twitter pribadi miliknya, Novel Baswedan menilai bahwa pimpinan KPK justru tidak bertanggung jawab. Novel Baswedan juga mengungkapkan bahwa ada protes yang detail bersama pimpinan KPK serta pejabat struktural KPK dalam menindaklanjuti sebuah kasus.
"Pimpinan KPK tidak tanggung jawab… Setiap kasus melalui proses yang detail bersama pimpinan KPK dan pejabat struktural KPK," ujar Novel Baswedan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @nazaqistsha, Minggu (30/7).
Lebih lanjut, Novel Baswedan pun mengherankan bahwa yang disalahkan justru ujung-ujungnya iala penyelidik atau penyidik. Padahal, kata Novel Baswedan, penyelidik itu bekerja atas perintah dari pimpinan KPK.
Ia juga langsung menyinggung soal Firli Bahuri yang justru tampak tak di salahkan.
"Kenapa tidak salahkan Firli yang menghindar dan main Badminton di Manado?," tandasnya.