liberte

Elite Golkar Warning Bahaya Politik Identitas, Jangan Sampai Seperti Negara Timur Tengah

Suara Liberte Suara.Com
Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:43 WIB
Elite Golkar Warning Bahaya Politik Identitas, Jangan Sampai Seperti Negara Timur Tengah
Pameran politik identitas (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengingatkan bahaya politik identitas menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024. 

Ace mengatakan, politik identitas dapat berupa politisasi agama oleh kelompok tertentu dan demi kepentingan kelompok tertentu itu sendiri. Bisa juga, lanjutnya, berupa ujaran kebencian terhadap salah satu agama.

"Saya ingin menyampaikan kondisi yang kita hadapi saat ini, seperti kemiskinan, politisasi agama dan ujaran kebencian yang hanya menghalalkan kelompoknya semata. Itu selalu muncul di medsos terlebih saat menjelang pemilu dan pilpres,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).

Kang Ace, sapaan akrabnya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mengedepankan suku, agama, dan budaya sebab fanatisme identitas berpotensi merusak nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

Ia memberikan contoh fenomena di wilayah Timur Tengah, salah satunya Arab Spring. Ini merupakan kondisi ketidakstabilan yang memicu krisis hingga kekacauan sosial dan penggulingan pemerintahan. 

Negara-negara di Timur Tengah itu antara lain Tunisia pada musim semi 2011 hingga menyebar menyebar ke beberapa negara Arab lainnya seperti Mesir, Libya, hingga Suriah.

“Akibatnya bisa kita lihat negara-negara di sana menjadi lemah. Pertahanannya lemah. Mudah digoyang-goyang oleh intervensi asing,” ujarnya.

Kang Ace menyebut Suriah sebagai contoh. Negara dengan tradisi peradaban maju itu hari ini hancur berantakan, akibat perebutan kekuasaan dengan mengatasnamakan agama.

“Negara itu kini terkoyak dan berkeping-keping, Islam syiah berpusat di Damaskus, kelompok Suni yang didukung Arab Saudi di Aleppo dan ISIS berpusat di Mosul. Mereka semua mengaku Islam dan ada ulamanya saat bertempur mereka selalu sama-sama berteriak Allahu Akbar,” kata Kang Ace.

Baca Juga: Panji Gumilang Ditetapkan Jadi Tersangka, Ngabalin Dimintai Pertanggungjawaban

Peristiwa yang terjadi di Suriah ini, kata Kang Ace, harus menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia.

“Kita beruntung sebagai bangsa punya Pancasila. Di Timur Tengah satu suku bangsa negaranya berpecah-pecah dan berbeda-beda. Kita banyak suku tapi tetap satu yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI