Pengamat Rocky Gerung buka-bukaan menyatakan ogah untuk meminta maaf terkait dengan ucapannya terhadap sosok dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Hal ini menyusul gelombang protes yang menghampirinya karena mengecap sosok orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut sebagai seorang bajingan tolol. Sejumlah elemen masyarakat tak terima dan balik menggugat sosok dari Rocky.
Namun akademisi ini mengatakan bahwa ia tak akan meminta maaf. Alasannya adalah tak ada rasa tersinggung yang diucapkan oleh Presiden Jokowi
"Pertanyaan saya, minta maaf kepada siapa? Saya minta maaf kepada orang yang tersinggung, siapa yang tersinggung? yang tersinggung ternyata relawan," tegasnya seperti dalam video yang viral, dilansir dari @yaniarsim pada Kamis (3/8).
Rocky juga dengan tegas mengatakan sosok yang dikritiknya adalah Presiden Jokowi. Mengapa ia malah harus meminta maaf kepada relawan pemimpin negeri dari Indonesia.
"Saya gak bilang relawannya bajingan, saya bilang presiden jokowi bajingan. Nangkap enggak logikanya seperti apa, masa saya minta maaf pada relawan, konyol," jelasnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri tidak pusing soal kritikan dari Rocky. Menurutnya, hal ini cuma urusan kecil dibandingkan dengan pekerjaannya untuk mengabdi demi masyarakat dari Indonesia.
"Itu hal-hal kecil lah. Saya kerja saja," katanya setelah menghadiri acara di Senayan Park, Jakarta, Rabu (2/8/2023).