Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memuji kebijakan untuk menaikan gaji dari aparatur sipil negara pusat dan daerah, termasuk TNI-Polri. Ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Menurutnya, ini adalah bukti bahwa ekonomi tengah melejit setelah bangkit dari Covid-19. Dengan kenaikan sebenar delapan persen, pejabat negara menurutnya sudah mendapatkan apresiasi akan pengabdian mereka untuk Indonesia.
Dengan ini dirinya yakin bahwa akan segera terjadi peningkatan kualitas kerja yang berujung pada semakin baiknya jalan birokrasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.
“Ini pertanda baik bahwa kesejahteraan berbanding lurus dengan tingkat pengabdian. Sehingga kerja-kerja mereka (PNS) akan semakin meningkat kualitasnya dan itu berimplikasi baik bagi proses transformasi birokrasi dalam bernegara,” ungkapnya seperti dilansir pada Jumat (18/8)..
Muzani berharap kenaikan gaji dan pensiunan ini dapat berdampak baik bagi kebijakan yang pro terhadap rakyat. Hingga akhirnya, kata Muzani, birokrasi yang dikenal rumit dapat diubah menjadi lebih baik.
“Harapannya bahwa para abdi negara baik di tingkat pusat dan daerah bisa memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat, mempermudah akses terhadap rakyat untuk mendapatkan kebijakan-kebijakan prorakyat yang telah dibuat pemerintah. Sehingga anggapan birokrasi rumit, berbelit, dan menjelimet itu bisa kita ubah ke arah yang lebih baik,” tutur Muzani.