Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000

M Nurhadi

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:35 WIB
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000
Dok: BTC
baca 10 detik
  • Pasar kripto mulai tenang; Bitcoin stabil di USD 70.000 setelah koreksi signifikan dari rekor tertinggi Oktober lalu.
  • Analis Bernstein melihat penurunan harga Bitcoin sebagai krisis kepercayaan sesaat; produk Spot ETF menunjukkan ketahanan institusional.
  • Analis mempertahankan pandangan optimis, memprediksi Bitcoin mencapai rekor baru dan menepis kekhawatiran ancaman teknologi kuantum.

Suara.com - Pasar kripto global mulai menunjukkan tanda-tanda ketenangan setelah mengalami volatilitas hebat.

Bitcoin (BTC-USD) kini terpantau bergerak stabil di kisaran USD 70.000, menyusul aksi jual besar-besaran yang sempat terjadi pekan lalu sebelum akhirnya berhasil bangkit kembali.

Meski kembali ke level psikologis penting, harga Bitcoin saat ini sebenarnya masih terkoreksi sekitar 44% dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di atas USD 126.000 yang dicapai pada Oktober tahun lalu.

Penurunan tajam tersebut sebelumnya dipicu oleh likuidasi paksa dan aksi jual masif oleh para whale, yang sempat menyeret pasar ke dalam fase "musim dingin kripto".

Gautam Chhugani, analis dari Bernstein, memberikan pandangan optimistis di tengah keraguan pasar. Dalam catatan risetnya pada Senin pagi, ia menyebut bahwa pergerakan harga Bitcoin saat ini hanyalah bentuk dari "krisis kepercayaan" sesaat.

"Tidak ada sistem yang rusak, tidak akan ada skandal besar yang tiba-tiba muncul. Di tengah dunia yang sedang terobsesi dengan AI, Bitcoin dan kripto mungkin dianggap kurang menarik, namun argumen untuk penurunan (bear case) Bitcoin saat ini justru yang terlemah dalam sejarahnya," ungkap Chhugani, dilansir via Yahoo.

Ia juga menyoroti ketangguhan produk investasi baru di pasar. Selama aksi jual pekan lalu yang mengakibatkan koreksi harga hingga 50%, arus keluar (outflow) pada instrumen Spot ETF tercatat hanya sebesar 7%.

Hal ini menunjukkan bahwa investor institusional cenderung bertahan meski pasar sedang berguncang.

Mengenai kekhawatiran bahwa teknologi komputer kuantum dapat mengancam sistem enkripsi Bitcoin, Chhugani menegaskan bahwa risiko tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

baca juga

Menurutnya, teknologi blockchain memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik untuk memperbarui sistem keamanannya.

Dukungan dari pemain raksasa seperti BlackRock (BLK), Fidelity, dan MicroStrategy (MSTR) dinilai akan memperkuat posisi Bitcoin dalam menghadapi transisi teknologi di masa depan.

Bernstein tetap mempertahankan pandangan bullish dengan memprediksi Bitcoin akan kembali mencetak rekor tertinggi baru. Chhugani menetapkan target harga USD 150.000 pada akhir tahun 2026.

Senada dengan hal tersebut, Sean Farrell, Kepala Aset Digital di Fundstrat, menyatakan telah meningkatkan eksposur "net long" atau posisi beli hingga 80% dalam portofolionya.

Meski demikian, ia tetap waspada dan menyisakan ruang antisipasi jika harga Bitcoin kembali menyentuh level USD 50.000-an sebelum melanjutkan relinya.

Pergerakan stabil pada awal pekan ini terjadi setelah Bitcoin sempat menyentuh titik terendah di level USD 61.000 pada hari Jumat pekan lalu sebelum akhirnya memantul kembali ke zona hijau.


DISCLAIMER: Investasi aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Target harga dan analisis dalam artikel ini merupakan pandangan analis per 10 Februari 2026 dan bukan merupakan jaminan keuntungan atau ajakan beli. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mendiri (DYOR) dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:04 WIB

Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000

Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:43 WIB

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:54 WIB

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?

XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 20:17 WIB

Terkini

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×