Kabar Anies Baswedan terus menjadi perhatian, manuver politiknya begitu mengejutkan dengan menggandeng Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Pilpres 2024.
Impact atau efek dari manuver tersebut terbilang besar dalam peta kerjasama politik tanah air, ini salah satunya disuarakan oleh Jhon Sitorus.
Penggiat media sosial tersebut menyebutkan dengan hal ini bukan tak mungkin bahwa telah terjadi perubahan mitra koalisi yang signifikan lewat penggerakan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tak hanya itu, ini juga membuka peluang besar bagi Erick Thohir.
"Hengkangnya Cak Imin sedikit banyak memberi peluang bagi partai yang ditinggal di Koalisi Indonesia Maju," ungkap dari @Miduk17, dilansir pada Jumat (1/9).
Menurut Jhon, manuver politik ini akan membuat pejabat negara tersebut akan dengan mudah menjadi wakil dari Prabowo Subianto. Ini akan dimanfaatkan maksima oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Apalagi Erick memiliki elektabilitas yang tinggi untuk menjadi wakil presiden dari Indonesia.
"Saingan terberat selama ini adalah Cak Imin. PAN hampir tak ada saingan untuk optimis menyodorkan nama Erick Thohir," jelasnya.
Sebelumnya, Elite Partai Demokrat , Teuku Riefky Harsya mengungkapkan kabar mengejutkan bahwa ada pembelotan dari Anies Baswedan. Ini lewat caranya yang setuju untuk disandingkan dengan cawapres Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Keputusan diakui pidaknya bukanlah keputusan bersama melainkan hanya dorongan yang berasal dari Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh