- Rumah Eko Patrio dijarah Agustus 2025 akibat aksi joget dan parodi sang anggota DPR memicu kemarahan publik.
- Eko Patrio memaafkan pelaku penjarahan di Kemang, Jakarta Selatan, namun proses hukum tetap berjalan tanpa permintaan ganti rugi.
- Setelah sempat mengontrak, Eko Patrio dan keluarga telah pindah dan berencana kembali ke rumah yang telah dijarah tersebut.
Suara.com - Rumah Eko Patrio dijarah pada Agustus 2025.
Masalah yang kini sudah masuk ke ranah hukum ini pun tengah berjalan.
Eko Patrio menerangkan, memaafkan pelaku penjarahan.
Namun hukum tetap berlanjut buat mereka yang terlibat.
"Saya menyatakan pada saat sidang, memaafkan. Semua proses hukum saya serahkan kepada pihak yang berwenang," kata Eko Patrio ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski sidang tetap berlanjut, Eko Patrio memastikan tidak ada permintaan ganti rugi.
"Saya bilang ke hakim, enggak usah," ucap komedian 55 tahun ini.
Atas penjarahan rumah tersebut, Eko Patrio sempat ngontrak di pinggiran Jakarta.
Tapi kini, ia dan keluarga sudah pindah.
Baca Juga: Dinonaktifkan dari Jabatan Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Julukan Baru 'PBSI'
'Kemarin pinggiran kota, sekarang sudah di satu tempat ya insya Allah," ujar Eko Patrio yang enggan menyebutkan lokasi rumahnya kini.
Bersamaan dengan hal itu, Eko Patrio juga tetap mengurus rumah yang dijarah.
Malah, suami Viona Rosalina ini tak menutup kemungkinan kembali ke hunian tersebut.
"Insya Allah ntar kalau sudah waktunya balik," imbuhnya.
Saat disinggung soal rasa trauma, Eko Patrio memberikan sinyal ogah ambil pusing.
Eko memilih mau menikmati hal-hal yang terjadi padanya.