Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengatakan, konsituen Nahdlatul Ulama (NU) cenderung mengarahkan dukungan ke Prabowo Subianto. Sebab, korelasi antara PKB dan NU sendiri dianggap kurang baik.
"Konsituen NU itu lebih condong ke Pak Prabowo," kata Igor dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Sabtu (2/9/2023).
Bahkan lanjut Igor, tak hanya pemilih NU yang mendukung Prabowo, basis pemilih partai hijau, baik PPP maupun PKB disinyalir memilih Prabowo.
Dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 3-9 Agustus 2023, arah pemilih PKB di Pilpres 2019 condong ke Prabowo. Sebanyak 51,5 persen para konsituen PKB mendukung Prabowo.
"Itu bisa dilihat di hasil survei arah konsituen PKB itu kemana, mayoritas ke Prabowo," ujarnya.
Igor menilai, hubungan PKB dengan NU sendiri cenderung saling berseberangan. Itu terlihat dari pernyataan Yenny Wahid yang mengatakan warga NU tidak selalu mengikuti arah dari Cak Imin dan PKB.
"Lalu warga NU misal itu dikorelasikan oleh PKB itu kita lihat statementnya Yenny Wahid yg mengatakan NU tidak serta merta mengikuti arah dari Cak Imin sebagai ketum PKB," pungkasnya.