Belakangan tengah menjadi sorotan artis-artis yang diduga promosikan judi online usai artis Wulan Guritno diduga melakukan hal tersebut.
Dianggap meresahkan, Ketua Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI), Muhammad Zainul Arifin, melaporkan sebanyak 26 artis yang diduga mempromosikan judi online ke Bareskrim Polri.
“Inisialnya pertama adalah WG, FP, DP, YL, kemudian DD, kemudian OL, DC, AL, GD, DC, BW, AM, AM, NM, CV. Kemudian YY, CC, CH, IM, S, KO, HH, AL, JI, AT. Terakhir ada ZG,” ujar Zainul, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (5/9/2023).
Tidak hanya itu, bayaran para artis yang diduga melakukan promosi judi online tersebut juga bisa dikatakan cukup fantastis.
Biaya paling rendah untuk promosi tersebut sebesar Rp10 juta dan biaya paling tinggi yaitu mencapai tiga digit atau Rp100 juta lebih.
Adapun untuk artis seperti Wulan Guritno yang diduga jadi brand ambassador suatu situs judi online, Zainul meyakini artis yang bersangkutan tidak mungkin dibayar Rp10 juta.
“Minimal Rp10 juta tapi maksimal lebih dari Rp100 juta. Saya pikir kalau sekelas Wulan Guritno nggak mungkin Rp10 juta, di-endorse mereka sebagai Brand Ambassador,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya Wulan Guritno diduga mempromosikan situs judi online slot Sakti123 pada tahun 2020. Video promosi tersebut diunggah ulang oleh akun TikTok @REPORT.ID.
Semetnara itu, pihak manajemen Wulan Guritno yang diwakilkan oleh Bucie Lee mengaku kaget dengan pemberitaan yang beredar saat ini karena video promosi yang dibuat tahun 2020 tersebut mencuat kembali.
Baca Juga: Jadwal China Open 2023 Day 1: Sembilan Wakil Indonesia Siap Turun Tanding
Pihaknya mengaku sang artis hanya korban yang dibohongi bahwa situs judi online tersebut adalah game online yang juga dipromosikan oleh artis lainnya.